Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Kalahkan Baihaki, Anwar Juara Catur Cepat Klub Menara Putih Banjarmasin

×

Kalahkan Baihaki, Anwar Juara Catur Cepat Klub Menara Putih Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260122 080811
Pertandingan catur cepat yang digelar klub Menara putih di Jalan Sutoyo S Taluk Dalam Banjarmasin, Rabu (21/1/2026). (Kalimantanpost.com/Fakih)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Anwar berhasil meraih juara pertama turnamen catur cepat yang digelar klub Menara putih di Jalan Sutoyo S Taluk Dalam Banjarmasin, Rabu (21/1/2026).

Anwar dalam pertandingan final berhasil mengalahkan Baihaki, sehingga berhak meraih piala bergilir di even tersebut.

Kalimantan Post

Sebelum melangkah ke final, Anwar meraih juara Grup A, sedangkan Baihaki sebagai juara Grup B. Keduanya kemudian bertemu di final untuk menentukan siapa yang menjadi juara.

Peringkat kedua Grup A ditempati, Rawandi disusul Asikin, Samsul Bahri dan posisi kelima ole Guru Ahmad.

Lalu, posisi kedua Grup B diraih Fahmi, diikuti Nunci,
Adly dan Tatang di peringkat kelima.

Turnamen catur cepat ini digelar rutin setiap dua minggu sekali yang dilaksanakan klub Menara Putih yang diikuti para anggota club menara putih.
Untuk memperebutkan piala bergilir yang sudah disediakan oleh H Karim selaku ketua klub Menara Putih.

“Setiap lomba juga menggalang donatur baik dari anggota klub sendiri serta donatur dari luar, yang pasti tiap dua minggu bisa saja digelar lomba,’’ papar H Karim selaku ketua Klub Catur Menara Putih.

H Karim menambahkan pertandingan ini khusus buat anggota klub Menara Putih ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kekompakkan antar anggota, dan juga buat persiapan nantinya bila ada pertandingan antar klub sehingga mengasah mental dan skill para pecatur klub menara putih.

“Hadiah yang diperebutkan bukan hanya uang pembinaan untuk juara 1-10 saja nanti ada piala bergilir,” katanya.

Ada pun jumlah perserta mengikut sebanyak 39 pecatur dengan dibagi menjadi dua Grup A dan B, dengan pertandingan format waktu 5 menit + 3 detik per langkah dan 5 babak yang diterapkan oleh Lisna selaku Panpel.

Para pecatur dituntut untuk bermain cepat, berpikir logis, dan menghindari strategi yang terlalu rumit agar tidak kehabisan waktu.

Baca Juga :  Bupati Rahmat Trianto Terima Penghargaan Kepala Daerah Peduli Olahraga di HPN 2026

Adapun juga peraturan yang digunakan, tidak boleh ada pecatur curang atau main mata dengan pecatur lain, Kalau terjadi dan ketahuan, maka kedua pemain tersebut langsung di diskualifikasi. “Pemain juga tidak boleh digantikan dengan orang lain,” terangnya. (fkh/KPO-3)

Iklan
Iklan