Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Membanggakan, 55 Atlet Binaan SPOBNAS dan SPOBDA Kalsel Raih Medali di Kejuaraan Nasional

×

Membanggakan, 55 Atlet Binaan SPOBNAS dan SPOBDA Kalsel Raih Medali di Kejuaraan Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260129 WA0003
Atlet gulat Kalsel sedang bertanding. (Kalimantanpost.com/Repro Pribadi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Cukup membanggakan sebanyak 55 atlet berbakat yang dibina Sentra Pembinaan Olahragawan Berbakat Nasional (SPOBNAS) dan Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Daerah (SPOBDA) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menoreh prestasi dengan meraih medali diberbagai even tingkat nasional sepanjang tahun 2025.

“Dari 137 atlet yang dibina SPOBNAS dan SPOBDA, sekitar 55 orang berhasil mendapatkan medali di berbagai even tingkat nasional,” kata Asfia Urrahman, SH, Kepala Seksi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel, Rabu (28/1/2026).

Kalimantan Post

Prestasi yang ditoreh atlet-atlet masa depan Banua tersebut untuk cabang olahraga Pencak Silat mampu meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu di Kejurnas Pencak Silat Piala Menpora di Jakarta pada 1-5 Mei 2025. Meraih 5 medali emas 1 perak dan 1 perunggu di Kejuaraan Internasional Moslem di Tangerang, 16-19 September 2025 dan meraih 1 medali perak di Kejuaraan PON Beladiri di Kudus, 16-21 Oktober 2025 serta meraih meraih 1 medali perunggu di POPNas Jakarta, 1-10 November 2025.

Selanjutnya atlet.Loncat Indah meraih 6 medali emas dan 5 perak di Kejuaraan Para Sakti Diving International Competition di Jakarta 14-18 Mei 2025, serta meraih 1 perak dan 1 perunggu di Kejuaraan Nasional Akuatik di Jakarta 1-5 Juni 2025.

Lalu, Panjat tebing meraih 1 perunggu di Kejurnas Kelompok Umur FPTI XIX di Tangerang, 18-23 Juni 2025 dan menyabet 3 medali perak di POPNas Jakarta, 1-10 November 2025.

Di cabor Tinju mendulang 1 medali emas dan 2 perunggu di Kejuaraan Winner Open Boxing Championship pada 21-25 Juni 2025 di Pontianak serta meraih 6 medali emas dan 2 perak di Kejuaraan Open Tournamen Big Fight 2 di Pemalang, 14-16 November 2025.

Selanjutnya, di angkat besi mendulang 2 medali emas, 1 perak dan 5 perunggu di Invitasi Angkat Besi Pelajar di Jakarta pada 29 Juni – 4 Juli 2025 sertta meraih 1 medali emas dan 1 perak di POPNas di Jakarta, 1-10 November 2025 serta meraih 3 perak dan 3 perunggu di Kejurnas Angkat Besi Youth & Junior 2025 di Jakarta.

Baca Juga :  Persemar Martapura Bungkam Perseka Kandangan 5-1 di Enam Besar Liga 4 Kalsel

Di cabor Sambo meraih 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu di Kejuaraan Nasional Remaja di Padang pada 10-14 Juli 2025.

Gulat meraih 1 medali perak di POPNas Jakarta pada 1-10 November 2025, sedangkan
Dayung menyabet 2 medali perak dan 1 perunggu di POPNas di Jakarta 1-10 November 2025.

Menurut Asfia, setiap tahun target kinerja untuk perolehan medali tercapai. Namun, di tahun 2026 ini agak berat karena ditargetkan 50 persen atlet harus berprestasi.

Dikesempatan itu, dia mengungkapkan untuk pembinaan SPOBNAS di Kalsel hanya dua cabang olahraga saja yakni dayung dan angkat besi.

“Jumlah atletnya ada tujuh orang terdiri tiga di angkat besi dan empat di dayung,” ungkapnya seraya menambahkan untuk usia atletnya dari 15-18 tahun.

SPOPNAS merupakan program dari Kemenpora dan dananya dari Kemenpora ini untuk mencetak atlet elite nasional, sesuai dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Untuk mendukung program SPOPNAS, kami juga melakukan pembinaan melalui SPOPDA menggunakan anggaran daerah terdiri dari 130 atlet dari 14 cabor olahraga dan tersebar di 13 kab/kota,” ujarnya.

Ke-14 cabang olahraga tersebut, lanjut dia, terdiri angkat besi, gulat, loncat indah, tinju, renang, panahan, sambo, panjat tebing, pencak silat, dayung, triathlon, taekwondo, judo dan karate.

“Sementara tiga bulan ini kita fokus latihan, biasanya event nasional mulai ada di pertengahan April. Untuk kegiatan rutin lainnya kami ada tes fisik atlet dua kali setahun sebagai evaluasi atlet yang dilaksanakan bulan Juni dan Desember,” ungkapnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan