Balangan, KP – Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq turun langsung meninjau titik lokasi pasca banjir bandang yang terjadi Desa Sungsum, Kecamatan Tebing Tinggi, baru-baru tadi. Didampingi Bupati Balangan H Abdul Hadi dan Wabup H Akhmad Fauzi sera unsur Forkopimda, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq menyusuri sejumlah titik yang terdampak banjir. Ia melihat kondisi alur sungai, lingkungan sekitar, hingga permukiman warga yang terkena dampak.
Pada kunjungan itu Menteri LH mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung apa yang menjadi pemicu banjir bandang dari sisi lingkungan, termasuk perubahan fungsi lahan di wilayah hulu.
“Begitu mendengar kejadian ini, kami datang untuk melihat langsung dampaknya dan menganalisa apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, adanya pertemuan dua sungai di wilayah Tebing Tinggi yang berpotensi memperbesar risiko banjir. Di mana salah satu sungai mengalami sedimentasi cukup tinggi, sementara sungai lainnya relatif masih alami. Sehingga pada saat kejadian, curah hujan belum termasuk kategori ekstrem.
“Kejadian ini menjadi perhatian penting dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi agar kejadian serupa tidak terulang,” ucapnya.
Sementara, Bupati Balangan H Abdul Hadi menyambut baik kedatangan Menteri Lingkungan Hidup di Balangan. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi dorongan penting dalam penanganan pascabanjir.
“Kami siap menindaklanjuti rekomendasi Kementerian Lingkungan Hidup dan memperkuat langkah mitigasi serta penataan lingkungan demi keselamatan masyarakat,” imbuhnya.
Kedatangan Menteri LH ini diharapkan dapat menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pencegahan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Balangan. (jnd/K-6)














