Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Musprov Percasi Kalsel Dipertanyakan, Banyak Pengurus tak Diundang Rapat

×

Musprov Percasi Kalsel Dipertanyakan, Banyak Pengurus tak Diundang Rapat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260109 WA0014 e1767938778873
Suasana Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengrov Percasi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilaksanakan Senin (5/1/2026) lalu. (Kalimantanpost.com/Repro Pribadi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengrov Percasi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dilaksanakan Senin (5/1/2026) banyak dipertanyakan pengurus lainnya.

Pasalnya, banyak pengurus yang tak diberitahu atau diundang untuk menghadiri rapat untuk persiapan Musprov hingga digelar Musprov Pengprov Percasi Kalsel.

Kalimantan Post

“Intinya acara sepenting Musprov, seharusnya pengurus diundang atau minimal diberitahu melalui WA group supaya kami tahu ada acara pemilihan Ketua Umum dan pengurus lainnya,” kata H Lutfi, Humas Pengprov Percasi Kalsel yang lama, Jumat (9/1/2026).

Menurut dia, selama ini tidak dikomunikasikan kesemua pengurus Percasi Kalsel, bahkan banyak pengurus yan tidak diundang rapat saat akan digelar Musprov.

“Padahal Percasi Kalsel punya grup WA resmi hanya sekedar pemberitahuan. Jangankan di komunikasikan di umumkan saja tidak,” papar H Lutfi yang juga owner SKH Kalsel Post ini.

Senada diungkapkan Wakil Bendara Pengprov Percasi Kalsel, MN Wenny Meliana dan pengurus lainnya, MN Ambiya.

“Saya tidak pernah mendapat informasi dari pengurus tentang adanya pemilihan Ketua Ketua Umum. Malah saya tahunya ada acara besar tersebut dari teman-teman Percasi di daerah,” ujar pecatur yang meraih medali perunggu beregu putri di PON tahun 2004 di Palembang ini.

Menurut Wenny, dirinya sependapat dengan H Lutfi seharusnya sebelumnya diadakan pertemuan terlebih dulu dengan mengundang pengurus lama mengenai adanya rencana Musprov Percasi Kalsel.

“Namanya organisasi, segala sesuatunya harus dirapatkan dengan pengurus lainnya dan meminta masukan atau sharing,” timpal Ambiya.

Baik H Lutfi, Wenny maupun Ambiya menyarankan dipengurusan mendatang agar berjalan sesuai dengan job masing-masing dan jangan hanya dimonopoli satu orang.

“Kalau catur ingin kembali berjaya di era tahun 1970-an hingga awal 2000-an, kepengurusan dulu yang solid dan menjalankan tugasnya sesuai bidangnya masing-masing. Jangan tumpang tindih,” saran mereka.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Banjarmasin Dorong Win-win Solution Sengketa Tanah di Kelayan Selatan

Selama ini prestasi Kalsel jauh menurun, sudah beberapa kali tak lolos ke PON.

Sementara itu Ketua Harian Pengprov Percasi Kalsel, M Amin yang dihubungi terkait masalah Musprov tak membalas.

Namun, mengutif jawaban pertanyaan dari pengurus Percasi ke Ketua Harian, M Amin menjawab sebelum Musprov sudah dilakukan beberapa kali konsultasi dengan Ketua Umum Pak Prof Sutarto oleh Syarif (sekretaris), tapi dirinya tidak ikut konsultasi tersebut.

“Info dari Syarif, atas persetujuan Ketua Umum sudah dilaksanakan rapat Pengprov dengan mengundang seluruh pengurus. undangan itu sudah ditandatangani Ketua Umum. Memang sayangnya tidak semua bisa hadir. Mungkin bisa jadi kesibukan masing-masing atau bisa juga tidak tahu ada undangan rapat,” papar Amin.

Rapat itu, lanjut dia dipimpin langsung Ketua Umum. Dalam waktu rapat disepakati Musprov dilaksanakan tanggal 5 Januari 2026.

Di Musprov sendiri dihadiri seluruh Pengcab Percasi Kabupaten/Kota hadir dan dibacakan laporan pertanggung jawaban pengurus lama sampai disahkan dan demisioner,

Lalu, dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum yang diikuti dua kandidat calon.
Masing-masing calon Ketua Umum Ketum diberi kesempatan menyampaikan visi misi untum dinilai oleh peserta musprov.

Akhirnya, terpilih Jahrian sebagai Ketua Umum Pengprov Percasi Kalsel periode 2026-2030 dengan meraih 9 suara dan Zainal dengan 4 suara.

Lalu dibentuk tim formatur yang dipimpin Ketua Umum terpilih untuk menyusun kepengurusan maksimal 30 hari. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan