Kandangan, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar peringatan isra mikraj Nabi Besar Muhammad SAW, Senin (19/1/2026) di Pendopo Bupati.
Kegiatan diisi tausiah oleh Ustaz Muhammad Yunus, dan qari pembaca ayat Alquran Ustaz Kamarudin.
Kegiatan dihadiri Bupati HSS Syafrudin Noor dan Ketua TP PKK Mustaidah, Wakil Bupati Suriani, dan Ketua GOW Misnawati, unsur Forkopimda beserta istri, Sekretaris Daerah Muhammad Noor dan Ketua DWP Elyani Yustika, pejabat serta ASN Pemkab HSS.
Turut hadir pula pimpinan instansi vertikal, Ketua PCNU Kabupaten HSS, serta Ketua IPQAH Kabupaten HSS.
“Semoga kebersamaan kita hari ini menjadi ladang amal dan mendatangkan keberkahan bagi daerah yang kita cintai,” ucap Bupati HSS Syafrudin Noor.
Bupati mengatakan, isra mikraj merupakan peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam, di mana Nabi Besar Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu secara langsung dari Allah SWT.
Menurutnya, peristiwa tersebut tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga mengandung makna mendalam tentang keimanan, ketaatan, serta kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya.
“Salat adalah fondasi utama hubungan spiritual dengan Allah SWT. Oleh karena itu, melalui peringatan isra mikraj ini, mari kita evaluasi kembali kualitas ibadah kita, apakah salat yang kita kerjakan sudah menjadi sumber kekuatan dan ketenangan, atau hanya sekadar rutinitas tanpa makna,” ucap Syafrudin Noor.
Bupati menekankan, pentingnya menjadikan nilai-nilai keimanan dan akhlak sebagai landasan dalam bekerja, bermasyarakat, dan berkeluarga, di tengah tantangan kehidupan yang semakin kompleks.
Syafrudin Noor mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama, tokoh agama, pendidik, dan orangtua, untuk terus bersinergi dalam membina generasi muda agar tumbuh dengan iman yang kuat dan akhlak yang mulia.
Ia menuturkan, isra mikraj mengajarkan nilai kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah berputus asa, terus berikhtiar, berdoa, dan bertawakal kepada Allah SWT, serta menumbuhkan optimisme bahwa setiap kebaikan akan mendapat balasan dari-Nya. (tor/K-6)















