Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Penanganan Kawasan Kumuh di Banjarmasin Terus Meningkat, Target 60 Hektare Ditangani pada 2026

×

Penanganan Kawasan Kumuh di Banjarmasin Terus Meningkat, Target 60 Hektare Ditangani pada 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260122 WA0021 e1769076498515
KAWASAN KUMUH - Data kawasan kumuh di Kota Banjarmasin yang terus dibenahi, baik lingkungan, sanitasi dan lainnya. (Kalimantanpost.com/tangkapan layar).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus menunjukkan komitmen dalam menekan luasan kawasan permukiman kumuh.

Hingga akhir 2025, capaian pengurangan kawasan kumuh di kota ini telah mencapai 41,37 persen dari total luasan awal sebesar 508,48 hektare sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Banjarmasin Tahun 2022.

Kalimantan Post

Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony, mengatakan, penanganan kawasan kumuh dilakukan secara bertahap setiap tahun sesuai dengan ketersediaan anggaran dan prioritas wilayah.

“Jika melihat alokasi anggaran tahun ini, diperkirakan sekitar 60 hektare kawasan kumuh akan ditangani pada 2026,” ujar Hizbul Wathony.

Ia menjelaskan, pada 2022 penanganan kawasan kumuh mencapai 77,41 hektare atau 15,22 persen. Angka tersebut terus meningkat secara kumulatif pada 2023 dan 2024, hingga pada 2025 penanganan kembali mengalami peningkatan dengan luasan tertangani mencapai 52,45 hektare. Dengan demikian, sisa kawasan kumuh di Kota Banjarmasin saat ini tercatat sekitar 298,09 hektare.

Selain penanganan luasan, Pemerintah Kota Banjarmasin juga mengalokasikan anggaran khusus untuk peningkatan kualitas permukiman. Pada 2026, Disperkim Kota Banjarmasin menganggarkan dana sebesar Rp9,6 miliar untuk program peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh yang menyasar 14 kelurahan.

“Anggaran tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas lingkungan permukiman, seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, sanitasi, serta sarana pendukung permukiman lainnya,” jelasnya.

Dengan adanya tambahan anggaran dan target penanganan pada 2026, Pemerintah Kota Banjarmasin optimistis persentase kawasan kumuh akan terus menurun secara signifikan. Jika target 60 hektare tercapai, maka capaian pengurangan kawasan kumuh diperkirakan akan melampaui 50 persen dari total luasan awal. (sfr/KPO-4).

Baca Juga :  Setwan Kalsel Dorong ASN Berakhlak Melalui Pembinaan Fiqik “Thaharah”
Iklan
Iklan