Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

PERBUATAN ZALIM

×

PERBUATAN ZALIM

Sebarkan artikel ini
Ahdiat Gazali Rahman
H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Apa itu perbuatan dzalim, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tidak memiliki belas kasih. Dengan artian seorang individu atau kelompok yang menyakiti perasaan orang lain secara lahir maupun batin. Sedangkan dalam Islam, dzalim adalah meletakkan sesuatu atau perkara bukan pada tempatnya. Secara sederhana, kata dzalim adalah tidak adil dan kejam.

Kalimantan Post

Perbuatan dzalim adalah tindakan melampaui batas, bersikap sewenang-wenang, tidak adil, atau melakukan sesuatu yang tidak pada tempatnya, yang dapat merugikan orang lain, diri sendiri, bahkan makhluk lain. Perbuatan ini mencakup kedzaliman terhadap darah, harta, dan kehormatan seseorang, termasuk tindakan fisik seperti menyakiti atau membunuh, serta perbuatan yang merusak martabat dan citra orang lain. 

Perbuatan dzalim adalah perbuatan yang perlu dihindari oleh seluruh umat muslim. Perbuatan dzalim ini termasuk dalam sifat tercela yang dibenci oleh Allah SWT. Oleh karena itu, setiap umat Islam harus menjauhi perbuatan dzalim. Pada dasarnya sifat ini merupakan sifat yang keji dan hina, dan sangat bertentangan dengan akhlak dan fitrah manusia, yang seharusnya menggunakan akal untuk melakukan kebaikan.

Ada beberapa jenis kedzaliman yang kita temukan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya :

  1. Dzalim kepada Allah SWT. Perbuatan yang paling besar dalam hal ini melakukan perbuatan syirik kapada Allah dan melakukan dosa besar lainnya.
  2. Dzalim kepada diri sendiri. Melakukan perbuatan yang merugikan pada diri sendiri seperti melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan aturan negara, agama.
  3. Dzalim kepada makhluk Allah SWT. Melakukan perbuatan yang merugikan pada lingkungan hidup atau makhluk lain, seperti menghancurkan alam semesta, membunuh binatang yang seharusnya diberikan perlindungan,
  4. Dzalim kepada rezeki. Melakukan perbuatan yang melanggar perinsip ekonomi seperti bepoya-pya, sehingga pendapat yang diterima selalu kurang dibandingkan pengeluaran. Melakukan pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum, tidak menyerahkan segala pungutan Negara kepada pejabat yang seharusnya.
  5. Dzalim kepada sesama manusia. Melakukan tindakan sewenang-wenang pada manusia lain yang tidak sesuai dengan aturan, hukum berlaku, bertindak sendiri pada orang lain, sehingga menimbulkan kerugian materi pada orang lain.
Baca Juga :  Bencana Alam Bukan Sekadar Musibah, tetapi Cermin Kesiapan dan Kepedulian Bangsa

Namun jangan lupa, ada juga suatu kedzaliman yang dilakukan umat manusia, khususnya Islam yang sekaligus melanggar semua jenis kedzaliman itu, seperti melakukan tindakan korupsi, perbuatan itu pasti bertentangan hukum Allah, secara pribadi menusia itu, tidak mau sebab akan melahirkan malu bagi diri sendiri, keluarga dan bangsa, malu pada makhluk lain yang di negara ini, seolah pekerjaan lebih jelek dari makhluk lain, jika perbuatan menyangkut memeliharaan alam, alam akan mendapat suatu yang tidak baik, mengkebiri penghasilan orang lain, manusia lain.

Iklan
Iklan