Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

PERINGATAN

×

PERINGATAN

Sebarkan artikel ini
Ahdiat Gazali Rahman
H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Oleh : H. AHDIAT GAZALI RAHMAN

Asal kata ingat, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah berada dalam pikiran atau tidak lupa (seperti masih ingat nama), bisa juga berarti timbul kembali dalam pikiran, sadar atau siuman, serta menaruh perhatian atau memikirkan akan sesuatu. Kata ini mencakup konsep menyimpan dan memanggil kembali pengalaman masa lalu, serta kesadaran diri. Sedangkan ingat jika dihubungkan dengan Islam, maka merujuk pada dzikir (mengingat Allah SWT), yang merupakan tindakan sadar untuk senantiasa terhubung dengan Sang Pencipta dalam setiap aspek kehidupan, baik melalui lisan, hati, maupun perbuatan. Dzikir bukan sekadar proses mental biasa, tetapi sebuah ibadah yang membawa ketenangan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.

Kalimantan Post

Ingat dalam sebuah peristiwa adalah yang lumrah/biasa seperti pada sat kelahiran, ingat pada saat masuk sekolah, ingat pada saat melaksanakan perkawinan atau kegiatan yang sangat menjadi kenenagan, ingat pada suatu hal yang duka, seperti kejadian yang tidak dikehendaki, ingat pada saat waktu sakit, saat waktu kematian, peringatan kematian ini bisa bermacam sesuai dengan budaya dan kemampuan yang melakukannya.

Melakukan peringatan tidak pernah salah, asal peringatan itu tidak menganggu orang lain, kelompok lain, peringatan terhadap kelahiran biasa dilakukan dengan acara memperingati hari kelahiran, namun ketika peringatan itu karena suatu kejadian yang membuat duka seperti pengingat tentang kematian sesorang tokoh, sekompok orang pejuang maka kegiatan utama adalah bagaimana kita mengenang perjuang beliau, mengenang apa usaha yang beliau pernah lakukan sehingga membawa kebaikan, bahkan bukan hanya mengenang perjuangan dan usaha yang diingat, tapi berusaha melaksanakan apa yang telah beliau perjuangkan usahakan, sehingga suatu saat kita menjadi orang yang memperjuangankan usaha beliau, bukan berlaku sebaliknya peringatan hanya merupakan suatu cara untuk mendapatkan hal-hal tertantu. Dalam mengingat kejadian itu, telah melupakan apa yang yang diperjuangkan dan diusahakan beliau, peringatan hanya menjadi rutintas dan terkadang dengan tujuan tertantu, yang sangat jauh dari perjuangan dan usaha yang pernah beliau lakukan, jika itu terjadi peringatan itu hanya menjadi simbul tentang suatu peristiwa yang pernah terjadi, mereka melakukan peringatan bukan untuk mengenang perjuagan dan usaha beliau, namun ada tujuan tertantu demi pribadi, kelompok tertentu, perjuangan dan usaha beliau tak pernah diungkit untuk tetap dilaksanakan dikemuadian hari,

Baca Juga :  Pendidikan Kalimantan Tengah: Ketika Kebijakan Terlalu Jauh dari Ruang Kelas

Maka setiap orang yang memperingati suatu kejadin jika itu sebuah kebaikan, maka harusnya mereka berniat dan berpikir serta berjuang agar setelah peringatan itu untuk dapat melaksanakan/melakukan apa yang telah dilakukan oleh tokoh, kelompok yang telah berjuang, sehingga selalu diperingati. Tokoh atau kelompok itu jadi contoh dalam kehidupannya. Kegiatan Peringatan itu adalah mencari apa-apa yang diperjuangkan tokoh yang belum mereka ketahui. Bukan hal hal lain. Demi suatu keinginan tertentu.

Iklan
Iklan