Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Posisi Puncak Barito Putera Terancam Tergusur di Akhir Putaran Kedua

×

Posisi Puncak Barito Putera Terancam Tergusur di Akhir Putaran Kedua

Sebarkan artikel ini
IMG 20260126 WA0004
Klasemen sementara Grup Timur. (Kalimantanpost.com/Repro Instagram)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kekalahan Barito Putera 0-1 atas tuan rumah Persiba Balikpapan
dalam pertandingan lanjutan pekan ke-17 di Stadion Batakan, Balikpapan yang berlangsung pada Sabtu (24/1/2026) malam membuat posisi puncak klasemen sementara Grup Timur bakal tergusur.

Walau pun tim Laskar Antasari saat ini masih bercokol diperingkat pertama dengan 36 poin dari 17 kali main tapi masih belum aman, karena selisih poin dengan dua tim di bawahnya sangat tipis.

Kalimantan Post

Ini tak lepas, saingan beratnya Persipura Jayapura ditahan imbang tamunya 1-1 PSS Sleman, Sabtu siang.

PSS Sleman berada di posisi kedua dengan 35 poin dan Persipura di posisi ketiga dengan 34 poin.

Di sisi lain, dalam pertandingan terakhir putaran kedua akan menghadapi saingan beratnya PSS Sleman di kandang lawan pada Sabtu (31/1) malam.

Bila ingin bertahan di peringkat pertama, Barito Putera minimal seri melawan PSS Sleman dengan catatan Persipura Jayapura ditahan imbang atau kalah lawan Persiku Kudus.

Namun, bila Barito Putera kalah atas PSS Sleman dan Persipura mengalahkan Persiku, posisi tim kebanggaan Urang Banjar ini turun keperingkat ketiga, di geser PSS Sleman diperingkat pertama dan Persipura di posisi kedua.

Untuk bisa meraih maksimal menghadapi PSS Sleman, tim kebanggaan Urang Banjar punya kepakeman dalam komposisi pemain.

Dipertandingan melawan Persiba Balikpapan, Barito Putera tanpa diperkuat beberapa pemain pilarnya seperti Rizky Pora, Ferdiansyah dan Fabiano Beltrame yang masih mendapat hukuman tak boleh main akibat mendapat kartu merah dipertandingan sebelumnya.

Begitu juga Bagas Kaffa yang tampil cukup bagus saat melawan Persipura Jayapura dipertandingan sebelumnya malah tak ada namanya di line up pemain, sedangkan Haudi dan Wildan dibangkucadangkan.

Baca Juga :  PSS Sleman Versus Barito Putera, Menanti 'Jimat' Rizki Pora

Pelatih Barito Putera, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues ‘Teco’ mencoba menurunkan Satria Tama (kiper), Renan Alves, Bima, Aditya Daffa, Frendi Saputra, Pramoedya, Bayu Pradana, Gian Zola, Aimar, Stewart dan Alexandro Ferreira

Walau pun Barito Putera mengendalikan permainan, namun Persiba Balikpapan yang mengandalkan serangan balik berhasil mampu mencetak gol di menit 18 melalui tendangan bebas sang kapten, Abdul Rahman dan gagal diantisipasi kiper Barito Putera, Satria Tama.

Ketinggalan 0-1, Barito Putera terus mengurung pertahanan melakui duet striker anyar Cornelis Stewart yang merupakan pemain internasional Saint Vincent dan Grenadines Stewart dengan pemain asal Brazil Alexandro Ferreira.

Sayangnya, hingga babak kedua berakhir kedudukan 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Memasuki babak kedua, Barito Putera tetap mengendalikan permainan. Sayangnya pemain anyar Stewart yang bukan striker murni alias pemain sayap dan Ferreira tak mampu menjebol gawang lawan.

Akhirnya Persiba berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga pertandingan berakhir.

Hasil kurang menggembirakan dalam dua pertandingan terakhir, imbang 1-1 melawan Persipura dan kalah 0-1 atas Persiba merupakan warning buat Barito Putera menjelang pertandingan terakhir putaran dan memasuki keputaran ketiga.

Perlu konsistensi permainan, kepakeman pemain serta adanya solusi ketajaman striker, bukan mengandalkan center back atau second striker sebagai top skor pencetak gol. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan