Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Posko Kesehatan dan Dapur Umum Mulai Dioperasikan di Bati-Bati dan Kurau

×

Posko Kesehatan dan Dapur Umum Mulai Dioperasikan di Bati-Bati dan Kurau

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Tala 1 3 klm 1
POSKO - Dapur umum di dua Kecamatan Kurau dan Bati-bati. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut (Tala) bergerak cepat merespons musibah banjir yang mulai merendam sejumlah wilayah di Bumi Tuntung Pandang.

Langkah strategis diambil dengan menetapkan status tanggap darurat serta mendirikan posko bantuan di titik-titik terdampak paling parah.

Kalimantan Post

Fokus penanganan saat ini diprioritaskan pada dua wilayah dengan dampak luasan tertinggi, yakni Kecamatan Bati-Batidan Kecamatan Kurau. Di dua lokasi tersebut, BPBD bersinergi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan untuk memastikan kebutuhan dasar warga, seperti logistik pangan dan layanan kesehatan, tetap terjamin.

Meski saat ini masih berada di awal tahun anggaran di mana dana taktis belum sepenuhnya tersedia, hal tersebut tidak menyurutkan langkah pemerintah daerah. Dinas Sosial tetap menyalurkan bantuan logistik dengan mengoptimalkan stok yang ada.

Operasional dapur umum di kantor Dinsos pun berjalan maksimal berkat kolaborasi erat dengan relawan Palang Merah Indonesia (PMI).

Makanan siap saji hasil produksi dapur umum tersebut langsung didistribusikan secara berkala kepada para korban terdampak di pengungsian maupun rumah-rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi, menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. Mengingat cuaca ekstrem yang masih mengintai, ia meminta masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi banjir susulan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil dan potensi banjir susulan masih mungkin terjadi,” ujar Aspi saat meninjau lokasi terdampak, Kamis (01/01/2026).

Ia juga meminta warga untuk aktif melaporkan perkembangan debit air di lingkungan masing-masing secara berkala. “Kami meminta masyarakat memprioritaskan keselamatan diri. Pantau terus pergerakan air dan segera evakuasi jika kondisi mulai membahayakan,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih terus bersiaga di lapangan untuk memantau situasi dan menyalurkan bantuan medis bagi warga yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan pasca-banjir. (rzk/K-6)

Baca Juga :  Pemkab Tala Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pondasi Utama Penanggulangan Kemiskinan
Iklan
Iklan