PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) Palangka Raya bersama tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan hanyut saat berenang di aliran Sungai Kahayan di wilayah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Tiga hari ini kami masih melakukan pencarian terhadap Johan Sandi Novaly (26) yang hanyut saat berenang di Sungai Kahayan, Desa Sepang Simin, Kecamatan Sepang,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palangkaraya, AA Ketut Alit Supartana di Palangka Raya, Minggu (5/1/2026).
Dia mengatakan, pencarian terhadap warga Tangerang, Banten ini turut dibantu oleh keluarga dan masyarakat setempat, namun hingga hari ketiga pencarian belum membuahkan hasil..
AA Ketut mengungkapkan, korban mulanya datang ke Desa Sepang untuk mengunjungi rumah saudaranya dalam rangka liburan Natal dan Tahun Baru.
Pada waktu itu korban berenang di Sungai Kahayan hingga diketahui hanyut akibat terseret derasnya salah satu sungai besar di wilayah Kalteng ini.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palangkaraya langsung mengerahkan satu tim SAR ke lokasi kejadian.
“Kami langsung memberangkatkan satu tim rescue dengan sarana rescue car, rubber boat, serta peralatan pertolongan di air menuju lokasi kejadian.” ujar Alit.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, menyampaikan bahwa kondisi lapangan menjadi kendala utama dalam proses pencarian.
“Hingga hari ketiga ini kendala utama kami adalah arus sungai yang deras dan air yang keruh, sehingga menyulitkan tim SAR gabungan dalam melakukan pencarian,” ungkap Malik.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Adapun unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue KPP Palangkaraya, Polsek Sepang, Koramil 1018/Sepang, BPBD Gunung Mas, Tagana Gunung Mas, PMI Gunung Mas, serta masyarakat setempat. (Ant/KPO-3)














