Tanjung, KP – Aktivitas pertambangan di Bumi Sarabakawa diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat termasuk PT Mantimin Coal Mining (MCM).
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Tabalong Ir H Muhammad Rifani SH ST MT, saat menghadiri Konsultasi Publik Rencana Pascatambang PT MCM di Hotel Aston Tanjung, Jumat (23/1/2026).
“Kita berharap pascatambang ini memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat,” ujar HM Noor Rifani.
Ia mengungkapkan sebelumnya pihaknya pernah mengunjungi sebuah lokasi eks pertambangan di Pulau Jawa yang berhasil mengelola pascatambang dengan baik. Di sana, pascatambang membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar, bahkan menjadi sumber pemasukan.
“Tidak hanya pergi begitu saja, tapi bagaimana nanti hasil pasca tambang ini membawa dampak (manfaat) terus menerus kepada masyarakat,” tandas H Fani, sapaan akrab Bupati Tabalong.
Menurut H Fani sapaan akrab Bupati Tabalong, konsultasi publik ini merupakan bagian penting untuk pascatambang memastikan rencana disusun dengan matang, partisipatif dan berkelanjutan. Bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap PT MCM dapat menyerap banyak tenaga kerja lokal, yang telah disiapkan oleh Pemkab Tabalong melalui Program Prioritas Mencetak 15.000 Tenaga Kerja Terampil, yang memang menjadi kebutuhan dasar perusahaan tambang seperti operator “Pemerintah daerah punya program mencetak 15 ribu tenaga kerja terampil. Kami dan masyarakat berharap bisa menjadi pemain di kabupaten sendiri,” jelasnya.
“Tentunya kita berharap perusahaan banyak menyerap tenaga kerja lokal dengan kualifikasi yang sesuai. Sudah kita siapkan,” tambah H Fani.
Bupati H Fani juga mengungkapkan langkah yang akan diambil untuk mendorong pemuda-pemudi Tabalong agar bisa menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Ke depan, pihaknya akan mengupayakan jalinan kerja sama antara Pemda dan PT MCM.
“Ini baru awal, tentu kami akan jemput bola, pertama kami mencetak dulu (tenaga kerja terampil) kemudian dilakukan kesepakatan untuk pemagangan, kemudian kita minta untuk dipekerjakan. Ini yang ingin kita terapkan,” ujar H Fani.
Selebihnya, ia berharap PT MCM dapat mengadopsi prinsip-prinsip pascatambang yang tidak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (ros/K-6)















