Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Realisasi Anggaran Disperdagin 2025 Capai 85 Persen, Capaian Fisik Hampir Sempurna

×

Realisasi Anggaran Disperdagin 2025 Capai 85 Persen, Capaian Fisik Hampir Sempurna

Sebarkan artikel ini
IMG 20260119 WA0011
Sekretaris Disperdagin Kota Banjarmasin, Nor Syahdi. (Kalimantanpost.com/zahidi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) mencatat realisasi anggaran tahun 2025 mencapai sekitar 85 persen secara keuangan, dengan capaian fisik menembus angka 98 persen.

Dari total pagu anggaran sebesar Rp29 miliar yang mencakup belanja pegawai, sekitar Rp25 miliar telah terserap hingga akhir tahun anggaran.

Kalimantan Post

Sekretaris Disperdagin, Nor Syahdi, menyampaikan bahwa tingginya realisasi fisik menunjukkan sebagian besar program dan kegiatan telah berjalan sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan.

“Secara umum pelaksanaan kegiatan berjalan baik. Namun masih ada satu rencana yang belum dapat direalisasikan, yakni pembebasan lahan di wilayah Kuripan yang merupakan bagian dari kegiatan pelebaran Sungai Veteran dalam Program NUFReP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memerlukan kesiapan lahan serta proses administratif dan koordinasi lintas sektor yang tidak memungkinkan untuk diselesaikan dalam satu tahun anggaran.

Sementara itu, memasuki tahun anggaran 2026, Disperdagin akan menghadapi penurunan pagu anggaran yang cukup signifikan. Dari Rp29 miliar pada tahun 2025, anggaran tahun 2026 turun sekitar 30 persen menjadi kurang lebih Rp21 miliar.

Penyesuaian anggaran tersebut berdampak pada sejumlah kegiatan operasional. Beberapa pos yang dikurangi antara lain kegiatan sosialisasi yang sebelumnya dilaksanakan di hotel dan kini dialihkan ke aula milik pemerintah, efisiensi belanja rapat dan konsumsi, serta pengurangan perjalanan dinas.

Meski demikian, Disperdagin menegaskan bahwa langkah efisiensi dilakukan tanpa mengurangi substansi program. Fokus diarahkan pada optimalisasi anggaran agar tetap berdampak langsung pada pelayanan publik serta penguatan sektor perdagangan dan perindustrian.

“Kami menyesuaikan pola pelaksanaan kegiatan agar lebih sederhana, efisien, namun tetap efektif,” tutup Nor Syahdi. (sfr/KPO-4)

Baca Juga :  Wali Kota Banjarmasin Sidak dan Tertibkan Parkir di Kawasan Balaikota
Iklan
Iklan