BARABAI, Kalimantanpost.com – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Samsul Rizal, menginstruksikan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten HST agar segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan sinkronisasi data warga yang terdampak dan terdampar akibat banjir.
Instruksi tersebut disampaikan guna memastikan keakuratan data penerima bantuan, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Bupati juga menegaskan agar bantuan berupa sembako segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Koordinasi dan sinkronisasi data sangat penting agar tidak ada warga terdampak yang terlewat menerima bantuan,” tegas Bupati Samsul Rizal.
Selain penanganan darurat, Pemkab HST juga telah menyiapkan rencana jangka menengah untuk mengurangi risiko banjir ke depan.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah pengerukan sungai sebagai upaya memperlancar aliran air dan memecah potensi genangan banjir.
Pada Sabtu (3/1/2025), Bupati HST Samsul Rizal turun langsung ke lapangan dengan mengunjungi sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Labuan Amas Utara. Desa yang dikunjungi antara lain Desa Sungai Buluh, Desa Rantau Bujur, dan Desa Mantaas.
Berdasarkan data sementara, tercatat lebih dari 500 warga di Kecamatan Labuan Amas Utara terdampak banjir akibat tingginya curah hujan dan meluapnya sungai di wilayah tersebut.
Pemkab memastikan akan terus memantau perkembangan situasi banjir serta mempercepat penyaluran bantuan dan langkah-langkah penanganan agar kondisi masyarakat segera pulih. (ary/KPO-4)














