Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Santri Tenggelam di Sungai Martapura Desa Cindai Alus Ditemukan Meninggal

×

Santri Tenggelam di Sungai Martapura Desa Cindai Alus Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260115 WA0017
Tim SAR gabungan temukan santri yang tenggelam di Sungai Martapura dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis pagi, sekitar pukul 06.00 Wita di Martapura, Rabu (15/1/2026). (Antara/ Repro Kansar Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Seorang santri yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, Desa Cindai Alus, Kabupaten Banjar, setelah korban berhasil ditemukan pada Kamis (15/1/2026) pagi. Atas penemuan jezanah santri tersebut, tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR gabungan menutup operasi pencarian tersebut

Korban tenggelam diketahui bernama Muhammad Ilham Fikri (16) seorang santri, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 06.00 Wita.

Kalimantan Post

Kepala Kantor SAR Banjarmasin menyampaikan dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan selesai.

Tim SAR gabungan kemudian melaksanakan pengarahan penutupan operasi pada pukul 07.30 Wita dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang telah terlibat dan bekerja sama selama proses pencarian,” ujarnya.

Ia menjelaskan jasad korban ditemukan di koordinat 3°19’5″ lintang selatan dan 114°44’51” bujur timur atau sekitar 19,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal kejadian.

Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Sekumpul Gang Purnama, Martapura, menggunakan ambulans Emergency Banjar Response (EBR) untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Banjarmasin, Tim Rescue Tapin, Sabhara Polres Banjar dan Polsek Martapura Timur, Kodim 1006.

Kemudian dibantu dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kabupaten Banjar, PMI Kabupaten Banjar, relawan potensi SAR. seperti James Rescue, EBR, Regas Fire Fighter, Borneo Rescue, serta masyarakat setempat.

Bukan itu saja, dengan ditemukannya korban yang tenggelam ini, akhirnya Operasi SAR di Sungai Martapura ini sekali lagi resmi ditutup.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak santri yang dilaporkan tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Jalan Martapura Lama, Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Terlibat Penipuan, Sebanyak 127.047 Rekening Diblokir OJK

Korban diketahui seorang santri yang dilaporkan hilang saat berenang di sungai tersebut pada Selasa (13/1), sekitar pukul 18.15 Wita. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan