Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Sebanyak 17 Warga Terjebak Banjir Dievakuasi Basarnas

×

Sebanyak 17 Warga Terjebak Banjir Dievakuasi Basarnas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260103 WA0021
Anggota Basarnas dan PMI Agam sedang evakuasi warga terjebak banjir di Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Jumat (2/1/2026) malam. (Antara/Repro Basarnas Padang)

LUBUK BASUNG, Kalimantanpost.com – Warga yang terjebak banjir di Sungai Asam, Jorong Pasar Rabaa, Nagari atau Desa Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, dievakuasi Basarnas Kota Padang, Sumatera Barat, mengevakuasi, Jumat (2/1/2026) malam.

Koordinator Lapangan Basarnas Padang Atta Priyono di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan 17 warga dievakuasi ke Masjid Nurul Huda Koto Kaciak dan rumah keluarga.

Kalimantan Post

“Mereka kami evakuasi ke lokasi yang aman dari banjir,” katanya.

Ia mengatakan 17 warga yang dievakuasi atas nama Iswarti (73), Melda (41), Diva (17), Wafiq (17), Suprizal (62), Wahyu (38), Eva Susanti (41), Eza Putri (22), Sumardi (56). Setelah itu Iyat (52), Rayyan (7), Balqis (13), Iwid (41), Hernida (51), Masyahara (15), Tiara (17) dan Ita Dani (45).

“Mereka kami evakuasi setelah terjebak banjir akibat meluapnya Sungai Asam dengan ketinggian 50-80 centimeter,” katanya.

Ia menambahkan evakuasi 17 warga tersebut setelah mendapatkan laporan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Agam bahwa telah terjadi banjir di Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya.

Mendapatkan laporan itu, Basarnas beserta PMI Agam langsung menuju lokasi untuk mendatangi setiap rumah tergenang banjir agar pemilik keluar rumah untuk evakuasi. Evakuasi warga menggunakan tali karena arus banjir cukup deras melanda daerah itu.

“Tidak ada korban jiwa akibat banjir tersebut dan warga terdampak telah kita evakuasi,” kata Atta Priyono.

Ia menambahkan banjir mengenangi puluhan rumah di Pasar Rabaa, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, akibat meluapnya Sungai Asam setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Jumat (2/1) siang.

Warga sekitar diimbau untuk berhati-hati banjir susulan saat curah hujan cukup tinggi.
(Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Lamban Atasi Banjir di Kabupaten Banjar, Anggota DPRD Kalsel Habib Farhan Sebut Warga Butuh Solusi Konkret, Bukan Sekadar Bantuan

Iklan
Iklan