Pelaihari, KP – Ancaman banjir yang menghantui saat intensitas hujan meningkat direspons cepat oleh jajaran TNI dan masyarakat di tingkat desa. Mengusung semangat mitigasi bencana, aksi nyata dilakukan dengan menyasar titik-titik penyumbatan aliran sungai di Desa Handil Birayang Bawah, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam agenda “Jumat Bersih” ini memperlihatkan kolaborasi solid antara personel Koramil 1009-05/Kurau dengan warga setempat.
Mereka bahu-membahu membersihkan tumpukan rumput liar, ranting pohon, hingga sedimen lumpur yang selama ini menjadi biang keladi terhambatnya debit air sungai.
Hadirnya Babinsa Serka Pelni Sihombing di tengah warga merupakan tindak lanjut instruksi langsung Dandim 1009/Tanah Laut, Letkol Inf Adhy Irawan. Prajurit ditekankan untuk hadir sebagai solusi konkret atas permasalahan yang dihadapi wilayah binaan.
Di sela-sela kegiatan, Serka Pelni Sihombing menekankan bahwa kesadaran kolektif adalah benteng utama dalam mitigasi bencana. Menurutnya, beban menjaga ekosistem desa tidak bisa sepenuhnya diletakkan hanya di pundak petugas keamanan.
“Kami ingin menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. Sungai harus dijaga agar tetap berfungsi baik dan tidak memicu banjir. Kebersihan sungai tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat,” tegas Sihombing.
Ia menggarisbawahi bahwa partisipasi warga lokal merupakan variabel kunci yang tidak bisa ditawar dalam menjaga ketahanan wilayah dari ancaman alam.
Langkah preventif ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Handil Birayang Bawah. Warga menilai aksi gotong royong ini sangat krusial dilakukan sebelum puncak musim penghujan tiba.
Mereka berharap sinergi ini menjadi agenda rutin demi memastikan pemukiman tetap kering dan aman dari ancaman luapan sungai. (rzk/K-6)














