Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Temuan Mayat Mengapung di Drainase Gegerkan Warga Palangka Raya

×

Temuan Mayat Mengapung di Drainase Gegerkan Warga Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260110 WA0028
Warga Palangka Raya digegerkan temuan mayat mengapung di drainase jasad korban pada saat dievakuasi oleh Tim Inafis Polresta Palangka Raya dan tim relawan. (Antara/Repro pribadi)

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Warga Jalan G Obos ujung, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah dibuat geger dengan adanya penemuan mayat berjenis kelamin pria mengapung di saluran drainase.

“Diketahui korban ini bernama Abdi Saputra (25). Korban diduga telah meninggal beberapa hari,” kata Kanit Jatanras Polresta Palangka Raya, Iptu Helmi Hamdani, Jumat (9/1/2026).

Kalimantan Post

Dia mengungkapkan, penemuan mayat tersebut berawal pada saat warga setempat melintas dan melihat terdapat sesuatu yang menyerupai tubuh manusia yang mengapung di air.

Pada saat warga tersebut memeriksa kecurigaannya, ia dikagetkan bahwa yang mengapung tersebut merupakan tubuh seorang pria yang telah membengkak.

“Kemudian kami menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi dan penyelidikan terhadap penemuan mayat tersebut,” ucapnya.

Helmi menjelaskan, di lokasi kejadian pihaknya berhasil menemukan barang yang diduga milik korban, di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z, satu unit telepon genggam iPhone 11, serta satu botol minuman keras merek Mix Max.

Ketika dikonfirmasi apakah pria yang diketahui berasal dari Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas tersebut merupakan korban kecelakaan, pihaknya hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab kematian korban.

“Penyebab kematian belum dapat kami pastikan. Saat ini masih menunggu hasil visum maupun autopsi dari dokter forensik,” ujarnya.

Helmi melanjutkan, saat ini jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut.

Dia meminta kepada seluruh warga yang merasa kehilangan anggota keluarga, untuk segera datang ke rumah sakit guna mencocokkan identitas korban tersebut.

“Saat ini masih menunggu hasil visum maupun autopsi dari dokter forensik,” demikian Helmi. (Ant/KPO-03)

Baca Juga :  Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Ditetapkan KPK jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
Iklan
Iklan