BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Seorang juru parkir lapangan tenis terpaksa di larikan ke RSUD Ulin Banjarmasin karena menderita luka tusuk di tubuhnya.
Kuat dugaan Muhamad Sabana (30) kena tikam senjata tajam jenis pisau lantaran menolak untuk memberi uang.
Peristiwa penganiayaan terjadi di Jalan Dharma Praja, tepatnya di depan Lapangan Tenis Dharma Praja Banjarmasin Timur, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Sementara pelaku adalah Sugiannor (40), warga Jalan Dharma Praja, seberang Masjid Ar Rafah langsung diamankan di rumahnya ketika pihak kepolisian mendapatkan laporan.
Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto melalui Kanit Reskrim Iptu Hendra Agustian Ginting menjelaskan, peristiwa bermula saat korban datang ke lokasi kejadian. Pelaku kemudian meminta uang kepada korban untuk membeli minuman, namun permintaan tersebut tidak dipenuhi.
“Karena korban tidak memberikan uang, terjadi cekcok yang berujung pada perkelahian antara korban dan pelaku,” jelas Hendra, Jumat (23/1/2026)
Akibat kejadian tersebut, korban warga Jalan A. Yani KM 4,5 Gang Permata, Kelurahan Pemurus mengalami luka tusuk di bagian tengah perut, luka tusuk di dada kiri, serta luka tusuk di pinggang kiri.
Korban selanjutnya dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
“Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin,” tambahnya.
Sementara untuk pelaku sedang menjalani pemeriksaan guna di mintai keterangan dan jika terbukti bersalah akan di jerat dengan pasal 466 KUHP tentang penganiyaan.(yul/KPO-4)















