MARTAPURA, Kalimantanpost.com – Lambung Mangkurat Medical Center (LMMC) ULM menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan gratis bagi warga terdampak banjir di Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar, Senin (19/1/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan mendirikan posko kesehatan gratis di Jalan Veteran, Desa Sungai Sipai, yang beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WITA.
Tim medis ULM memberikan layanan langsung kepada masyarakat yang masih menghadapi dampak banjir, meskipun kondisi air di lokasi mulai berangsur surut dari sebelumnya yang mencapai setinggi pinggang orang dewasa.
Tim bakti sosial LMMC ULM terdiri dari dua dokter, lima tenaga paramedis, serta satu tenaga administrasi.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan dua mahasiswa program studi keperawatan dan tiga mahasiswa program studi kedokteran program sarjana dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM, serta mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kalsel, berupa penyediaan obat-obatan.
Selama pelaksanaan kegiatan, tercatat sekitar 60 pasien mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan mayoritas pasien berusia di atas 40 tahun.
Layanan yang diberikan meliputi konsultasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, pengobatan, serta pemeriksaan darah sederhana bagi pasien yang terindikasi membutuhkan pemeriksaan lanjutan.
Keluhan yang paling banyak ditemui adalah tekanan darah tinggi dan luka lecet pada kaki akibat genangan air banjir, yang oleh warga setempat dikenal sebagai batis belancat.
Dokter Mutiara Shifa, selaku Person in Charge (PIC) kegiatan bakti sosial LMMC ULM mengatakan, kehadiran ULM di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian institusi terhadap kondisi darurat yang dialami warga.
“Harapannya, ULM bisa selalu cepat tanggap dan turut berpartisipasi langsung sebagai relawan bagi para korban banjir, baik dari sisi kesehatan maupun dukungan lainnya,” kata dr Mutiara.
Ditambahkan, melalui layanan kesehatan gratis ini, kami ingin menunjukkan bahwa ULM hadir, peduli, dan turun langsung sebagai aksi nyata membantu masyarakat.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang secara konsisten dilakukan ULM, khususnya dalam situasi darurat bencana.
Melalui keterlibatan dosen, tenaga kesehatan, dan mahasiswa, ULM tidak hanya memberikan layanan medis, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan kepada seluruh sivitas akademika.
Dengan aksi nyata ini, ULM berharap dapat meringankan beban masyarakat terdampak banjir sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai institusi yang hadir, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat Banua. (adv/lyn/KPO-4)















