Banjarbaru, KP – Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby bersama Ketua TP PKK Hj Heryandi Hidayat serta Ketua DPRD Kota Banjarbaru Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga, Sabtu (3/1/2026).
Kunjungan diawali ke rumah Rahmadi, warga RT 4 RW 03 Griya Ulin Permai, Kelurahan Landasan Ulin Timur, yang terendam banjir akibat tingginya curah hujan. Rombongan juga menyambangi lokasi pengungsian di kelurahan yang sama dan menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak.
Usai dari Landasan Ulin Timur, Wali Kota dan rombongan melanjutkan peninjauan ke Kelurahan Landasan Ulin Tengah. Di wilayah tersebut, terdapat dua titik lokasi banjir, salah satunya di RT 11, di mana dua kepala keluarga terpaksa mendirikan tenda darurat dari terpal karena rumah mereka terendam air.
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga tetap aman meski terdampak banjir, sekaligus meninjau langsung lokasi dan penyebab terjadinya genangan.
“Kunjungan dan pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir tidak terkendala kebutuhan bahan pokok, sekaligus memantau kondisi kesehatan warga dan melihat langsung langkah apa yang perlu dilakukan ke depannya,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, beberapa wilayah yang terdampak banjir berada di kawasan dengan kontur rendah sehingga rawan tergenang saat curah hujan tinggi.
“Kawasannya cukup rendah, tentu ini menjadi pekerjaan rumah ke depan untuk melakukan mitigasi banjir yang lebih aktif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Banjarbaru dalam turun langsung menemui warga terdampak banjir.
“Ini bukti nyata perhatian kepala daerah terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Apa yang dilakukan ibu wali kota tentu memberikan kekuatan dan semangat bagi warga,” katanya.
Ia menambahkan, sejumlah wilayah di Banjarbaru masih kerap mengalami banjir saat musim hujan akibat air kiriman dari daerah sekitar. Meski demikian, keberadaan embung dinilai cukup membantu mengurangi dampak banjir di beberapa kawasan.
“Di Cempaka misalnya, tahun ini dampaknya cukup berkurang. Namun untuk wilayah Landasan Ulin Selatan masih menjadi kawasan langganan air kiriman dari Bati-Bati,” jelasnya.
Gusti Rizky menegaskan, persoalan banjir masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama DPRD Kota Banjarbaru. Ia berharap, melalui upaya mitigasi yang lebih optimal, persoalan banjir di Banjarbaru dapat diminimalisasi ke depannya.(Dev/K-7)














