BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Wali Kota Banjarmasin, H Muhammad Yamin, meninjau langsung proyek solusi pengelolaan sampah berkelanjutan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Pertamina Integrated Terminal Banjarmasin.
Proyek tersebut berupa pengolahan sampah organik melalui budidaya maggot yang berlokasi di Jalan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, tepatnya di bawah Jembatan Patih Masih. Program ini menjadi salah satu alternatif pengelolaan sampah di tengah keterbatasan sistem pembuangan akhir.
Dalam keterangannya, Wali Kota Yamin menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan, terutama setelah ditutupnya TPAS Basirih yang selama ini menjadi andalan penanganan sampah kota.
“Masalah sampah tidak bisa hanya dibebankan ke pemerintah, semua pihak harus terlibat, baik swasta maupun masyarakat, supaya penanganannya lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Yamin usai melakukan peninjauan.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Pertamina Integrated Terminal Banjarmasin yang memilih budidaya maggot sebagai solusi, karena tidak hanya mampu mengurangi volume sampah organik, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi.
“Selain mengurangi sampah, maggot ini bisa dimanfaatkan sebagai pakan ikan dan ternak, artinya dari sampah bisa lahir manfaat baru,” ucapnya.
Yamin berharap program serupa dapat ditiru oleh perusahaan lain yang beroperasi di Banjarmasin, sehingga semakin banyak pihak yang berkontribusi dalam mengatasi persoalan sampah kota.
“Semoga ini bisa menjadi contoh, agar perusahaan-perusahaan lain juga ikut ambil peran dalam pengelolaan sampah,” tambahnya.
Sementara itu, Community Development Officer PT Patra Niaga Integrated Terminal Banjarmasin, Adi Lukman, menjelaskan proyek budidaya maggot tersebut telah berjalan sejak tahun 2024 dan terus dikembangkan hingga sekarang.
“Program ini sudah berjalan sekitar satu tahun, dalam satu bulan, kami bisa mengelola sampah organik kurang lebih satu ton, dan hasil maggotnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan ikan, ternak, serta keperluan lainnya,” tutup Adi. (nug/KPO-3)















