BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Yayasan Gema Marsa Muda Indonesia (GKMI) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni dan budaya di Kalimantan Selatan dengan turut berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan seni pada malam pergantian tahun. Kegiatan tersebut meliputi seni musik, seni tari modern dan tradisional, hingga seni pertunjukan seperti fashion show, yang digelar di Royal Jelita Hotel Banjarmasin, Rabu malam (31/12/2025).
Selain berpartisipasi memeriahkan malam tahun baru masyarakat Kalimantan Selatan, GKMI juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan profil yayasan kepada publik. GKMI hadir sebagai yayasan yang fokus pada pengembangan seni dan budaya, sekaligus menjadi yang pertama di Kalimantan Selatan yang secara khusus membidangi sektor tersebut.
Pembina GKMI, Ahmad Junaidi yang akrab disapa Om Ajun, menyampaikan harapannya agar keberadaan GKMI dapat menjadi wadah kreatif bagi generasi muda. Menurutnya, banyak potensi besar anak muda di bidang seni dan budaya yang perlu digali dan difasilitasi secara berkelanjutan.
“GKMI tidak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi juga memiliki tujuan utama untuk memfasilitasi anak-anak muda yang memiliki potensi seni dan budaya agar dapat mengembangkan bakatnya secara maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pengurus GKMI, Ahmad Maulana atau yang akrab disapa Bang Memed, menegaskan bahwa GKMI hadir untuk menaungi masyarakat, khususnya anak muda yang memiliki bakat seni dan budaya namun terkendala keterbatasan wadah maupun jaringan.
“GKMI merupakan yayasan pertama di Kalimantan Selatan yang secara khusus memberikan ruang dan dukungan bagi anak muda berbakat di bidang seni dan budaya, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses dan koneksi,” jelasnya.
Ia berharap GKMI dapat menjadi ruang kreatif yang tepat bagi generasi muda yang mencintai seni dan peduli terhadap pelestarian budaya, sehingga mampu tumbuh dan berkembang sejalan dengan visi dan misi yayasan. (fik/KPO-1)














