Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Bang Dhin Dorong Penajaman RKPD 2027 agar Selaras dan Berdampak Nyata

×

Bang Dhin Dorong Penajaman RKPD 2027 agar Selaras dan Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
IMG 20260210 WA0034 scaled e1770701012848
SELARAS - Anggota Komisi I DPRD Kalsel, HM Syaripuddin pada Forum Konsultasi Publik mengingatkan agar RKPD 2027 selaras dan berdampak nyata. (Kalimantanpost.com/repro bang dhin).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Anggota Komisi I DPRD Kalsel, HM Syaripuddin menegaskan arah kebijakan dan tema pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 telah berada pada koridor yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel 2025–2029.

Hal ini disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) RKPD 2027 sebagai bagian dari proses penyempurnaan perencanaan pembangunan daerah, Selasa (10/2/2026).

Kalimantan Post

Bang Dhin, panggilan akrab HM Syaripuddin menilai, keselarasan tersebut masih perlu diperkuat secara lebih substantif, operasional, dan terukur agar RKPD 2027 benar-benar berfungsi sebagai instrumen tahunan yang efektif dalam mencapai target RPJMD.

“Salah satu poin utama yang ditekankan adalah penegasan posisi RKPD 2027 dalam tahapan RPJMD,” tambah politisi PDI Perjuangan.

Menurutnya, RKPD 2027 perlu diposisikan secara eksplisit sebagai tahun akselerasi penguatan fondasi transformasi, yang menyiapkan lompatan kinerja pembangunan daerah pada periode 2028–2029.

“RKPD 2027 diharapkan tidak sekadar bersifat rutinitas tahunan, tetapi menjadi bagian integral dari pencapaian visi pembangunan jangka menengah daerah,” ujar Bang Dhin.

Bang Dhin juga menyoroti perlunya penguatan keselarasan terhadap seluruh misi RPJMD secara lebih berimbang.

Saat ini, fokus RKPD 2027 dinilai telah kuat pada pembangunan sumber daya manusia, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi.

Namun, misi ketahanan terhadap perubahan iklim serta peningkatan kualitas tata kelola pelayanan publik perlu diperkuat dan ditegaskan sebagai enabler utama bagi keberlanjutan investasi, perlindungan fiskal daerah, dan peningkatan daya saing Kalsel.

Selain itu, Bang Dhin mendorong agar keterkaitan antara indikator makro daerah dengan intervensi program RKPD 2027 diperjelas.

“Penyajian data seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka, dan ketimpangan perlu dilengkapi dengan penjelasan yang lebih operasional mengenai program pengungkit, lokasi prioritas kabupaten/kota, serta kontribusinya terhadap target RPJMD,” jelasnya.

Baca Juga :  DPRD Kalsel Perkuat Pengawasan Perda Pemberdayaan Desa, Generasi Muda Didorong Ambil Peran Strategis

Dalam konteks politik pembangunan, Bang Dhin menekankan pentingnya integrasi janji politik dan prioritas strategis kepala daerah ke dalam RKPD 2027 secara lebih terstruktur. Program strategis seperti pembangunan infrastruktur konektivitas utama, penguatan layanan pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kreatif, ketahanan pangan, serta proyek-proyek strategis daerah perlu ditandai sebagai flagship program RPJMD, dengan capaian antara yang jelas pada tahun 2027.

Penajaman aspek kewilayahan juga menjadi perhatian. Bang Dhin menilai RKPD 2027 harus memiliki daya ungkit yang tinggi dengan menetapkan wilayah prioritas berdasarkan tingkat kemiskinan, pengangguran, risiko bencana, dan potensi ekonomi unggulan, sehingga kebijakan dan alokasi anggaran menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.

“Kita berharap RKPD 2027 dapat semakin selaras dengan RPJMD Kalsel 2025–2029, sekaligus mampu menjawab tantangan aktual pembangunan daerah secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ucapnya. (lyn/KPO-4).

Iklan
Iklan