Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Disdik Kalteng Luncurkan Whisleblowing System

×

Disdik Kalteng Luncurkan Whisleblowing System

Sebarkan artikel ini
IMG 20260218 WA0082
KANAL PENGADUAN - Peluncuran Whistleblowing System (WBS) sebagai kanal pengaduan bagi peserta didik. (Kalimantanpost.com/repro Disdik Kalteng).

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalteng dibawah kepemimpinan Agustiar Sabran melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng resmi meluncurkan Whistleblowing System (WBS) sebagai kanal pengaduan bagi peserta didik.

Peluncuran WBS dilaksanakan di sela kegiatan penutupan Polisi Keamanan Sekolah (PKS) yang dihadiri Gubernur Agustiar Sabran, Kapolda Iwan Kurniawan dan pejabat lainnya di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (15/2/2026).

Kalimantan Post

WBS dirancang sebagai sistem pelaporan yang memberikan ruang aman bagi siswa untuk menyampaikan berbagai permasalahan di lingkungan sekolah, mulai dari perundungan (bullying), kekerasan, pelanggaran tata tertib, hingga bentuk penyimpangan lainnya.

Dengan hadirnya sistem tersebut, diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan kondusif di seluruh satuan pendidikan di Kalteng.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan, peluncuran WBS merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan terhadap peserta didik.

“Kita ingin memastikan setiap anak di Kalteng merasa aman di sekolah. Dengan WBS ini, siswa memiliki saluran resmi untuk melaporkan jika terjadi bullying atau gangguan lainnya. Ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah kepada peserta didik,” katanya.

Ditambahkannya, WBS menjadi langkah penting membangun budaya transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pendidikan. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara terukur dan profesional, sehingga tidak ada lagi kasus yang terabaikan.

Lebih lanjut, Reza menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkarakter.

Oleh karena itu, seluruh sekolah di Kalteng diharapkan aktif mensosialisasikan WBS agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa.

Usai diluncurkannya Whistleblowing System tersebut, Disdik Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan kenyamanan peserta didik, guna mewujudkan generasi unggul dan berintegritas di Bumi Tambun Bungai. (drt/ist/KPO-4)

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Gubernur Ingatkan Peningkatan Inflasi

Iklan
Iklan