Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

DMI Kalsel Gelar Rakerwil I, Evaluasi Kerja Sebelumnya dan Membuat Program Tahun Depan

×

DMI Kalsel Gelar Rakerwil I, Evaluasi Kerja Sebelumnya dan Membuat Program Tahun Depan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260207 WA0021 e1770443098374
Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalimantan Selatan H Anwar Hadimi saat menyampaikan sambutan di Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I yang dilaksanakan di Aula Sasangga Banua eks Kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Sabtu (7/2/2026). (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I yang dilaksanakan di Aula Sasangga Banua eks Kantor Gubernur Kalsel di
Banjarmasin, Sabtu (7/2/2026).

Rakerwil I tersebut dibuka Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Fahrurazi SPd, MM mewakili Gubernur Kalsel dihadiri Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) periode Dr H Imam Addaruqutni, MA dan H Rudiantara, MBA serta Ketua maupun Pengurus DMI Kabupaten dan Kota se Kalsel.

Kalimantan Post

Ketua Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Kalsel H Anwar Hadimi mengatakan tujuan Rakerwil I ini untuk mengevaluasi hasil kerja selama satu tahun.

“Kebetulan kami menjabat tahun pertama, jadi kita melakukan evaluasi mana-mana program kerja yang sudah dilaksana dan belum,” ujarnya.

Ditambahkan Hadimi, lewat Rakerwil ini meminta masukan dan usulan serta pembahasan yang nantinya menjadi program kerja tahun kedua.

“Jadi tahun ini kita mengevaluasi dan tahun kedua bagaimana menindaklanjuti apa yang sudah disepakati dan dicanangkan bisa berjalan sesuai yang diharapkan masyarakat,” ungkapnya.

Dikesempatan itu, Hadimi juga mengungkapkan program utama DMI bagaimana memakmurkan dan dimakmurkan masjid. “Kata-katanya memang simpel, tapi penularan nya harus dikembangkan lagi,” ujarnya.

Lalu, bagaimana merangkul, anak-anak dan membinanya agar lebih dekat dengan masjid.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H Fahrurazi SPd, MM yang mewakili Gubernur Kalsel mengatakan Rakerwil Kalsel ini merupakan langkah strategis untuk konsolidasi organisasi dan memusyawarahkan terkait dengan program kerja.

“Kedepan bagaimana dewan masjid ini membina umat melalui masjid dalam artian memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” ujarnya.

Siapa yang di makmurkan, lanjut Fahruraji, tentukan masyarakat di sekitar masjid ikut makmur dalam artian makmur, ramai dengan kegiatan-kegiatan majelis taklim dan perekonomian usaha dan pendidikan sehingga perekonomian syariah bisa bergerak di lingkungan masjid.

Baca Juga :  124 Pejabat Pemkot Banjarmasin Dilantik, Wali Kota Tegaskan Ini Bukan Sekadar Formalitas

“Perekonomian syariah di masjid berdampak masyarakat di sekitar masjid. Kalau itu bisa digerakkan di seluruh masjid wilayah kalsel Isha Allah ujung-ujungnys kesejahteraan masjid di Kalsel,” paparnya.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) periode Dr H Imam Addaruqutni dalam sambutannya lebih banyak menceritakan tentang sejarah DMI.

“DMI didirikan lebih dahulu dari MUI. DMI berdiri tahun 1972, sedangkan MUI setelah tepatnya didirikan tahun 1975,” paparnya.

Imam juga mengungkapkan DMI itu independen karena itu harus mampu melakukan kemitraan dan diperkuat dengan berbagai pihak.

“Jumlah masjid di Indonesia sekitar 300.000 dan ini merupakan kekuatan luar biasa. Di zaman kemerdekaan, masjid sebagai pengobar smangat berdirinya Republik ini,” tandasnya.

Rapat kerja wilayah I Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Selatan mengangkat tema konsolidasi organisme menuju penguatan DMI. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan