Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Gubernur Kalteng Sebut Pancasila Harus Diwujudkan di Ruang Terbuka dan Digital.

×

Gubernur Kalteng Sebut Pancasila Harus Diwujudkan di Ruang Terbuka dan Digital.

Sebarkan artikel ini
IMG 20260202 WA0069 e1770034730214
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansyah. (Kalimantanpost.com/darity).

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Darliansyah mewakili Gubernur Agustiar Sabran membuka kegiatan Gema Pancasila 2026, dengan tema “Dari Nilai ke Aksi Nyata” di Palangka Raya, Senin (2/2/2026).

Darliansyah mengatakan, Gema Pancasila adalah momentum strategis untuk memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, terutama di tengah tantangan era digital yang ditandai oleh arus informasi dan disinformasi.

Kalimantan Post

“Pancasila tidak cukup dipahami secara konseptual, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata di lingkungan keluarga, pendidikan, masyarakat, serta ruang digital,” tegas Darliansyah.

Ditambahkan, penguatan nilai-nilai Pancasila perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya menjaga ketahanan ideologi bangsa di tengah tantangan global dan perkembangan teknologi informasi.

“Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa harus terus diperkuat agar tidak tergerus oleh masuknya paham-paham yang bertentangan dengan jati diri bangsa,” ucap Darliansyah.

Staf Ahli ini juga mengatakan, Kalteng sebagai daerah yang majemuk memiliki kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan kerukunan. Keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat menjadi modal sosial yang perlu terus dijaga melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.

“Falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat menjadi wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila di Kalteng dalam menjaga persatuan dan kerukunan,” pungkas Darliansyah.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Pertama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, Timoteus Olong mengungkapkan, Gema Pancasila 2026 dilaksanakan sebagai upaya strategis untuk menjawab tantangan globalisasi, pesatnya perkembangan teknologi informasi, serta pengaruh budaya asing terhadap pola pikir dan sikap generasi muda.

“Kegiatan Gema Pancasila adalah upaya untuk menjawab tantangan globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta pengaruh budaya asing yang berdampak pada melemahnya nasionalisme dan pemahaman generasi muda terhadap Pancasila,” jelas Timoteus.

Baca Juga :  Layanan Kesehatan Kian Merata, Kalteng Raih Nasional UHC Award 2026

Ditambahkannya, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila serta karakter kebangsaan peserta menuju Indonesia Emas 2045.

“Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan pemahaman nilai-nilai Pancasila sekaligus memperkuat karakter kebangsaan yang menjunjung gotong royong, toleransi, dan cinta tanah air,” ujar Timoteus.

Melalui kegiatan Gema Pancasila 2026, diharapkan nilai-nilai Pancasila semakin tertanam dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda, guna memperkuat persatuan, karakter kebangsaan, dan semangat cinta tanah air di Bumi Tambun Bungai.

Kegiatan juga dihadiri Penanggung Jawab Tim Kerja Penghayatan dan Pengamalan Pancasila Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintah Umum Aulia Zuhdi, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kalteng Muhamad Rusan, kepala OPD terkait, serta pelajar dan guru pendamping dari 15 sekolah SMA/sederajat di Kota Palangka Raya. (drt/ist/KPO-4).

Iklan
Iklan