PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Ketergantungan bahan pokok dari luar daerah bagi Kalteng masih kuat, meski demikian pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan pangan di wilayah Kalteng tetap aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Candra, Kamis (5/2/2026) menjelaskan, pihaknya memiliki tugas dalam pengawasan pangan segar.
Hanya saja untuk komoditas tertentu juga terdapat regulasi tersendiri yang menjadi perhatian bersama lintas instansi.
“Kami dari dinas tentu memahami regulasi yang ada dan akan memastikan suplai pangan, termasuk yang masuk dari luar pulau, serta memastikan stok yang tersedia di wilayah Kalimantan Tengah,”ucapnya saat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di Pasar Besar Palangka Raya.
Menjelang awal Ramadhan biasanya terjadi fluktuasi harga pada sejumlah komoditas. Namun kondisi tersebut dinilai wajar dan cenderung kembali stabil setelah Ramadhan berjalan.
“Memang biasanya di awal Ramadhan terjadi kenaikan. Tapi setelah berjalan sekitar satu minggu, umumnya harga kembali normal,” tambahnya.
Meski demikian, pihaknya memastikan akan melakukan langkah antisipasi agar harga pangan menjelang Idul Fitri tidak mengalami lonjakan signifikan.
“Kami akan memastikan menjelang Hari Raya Idul Fitri maupun hari besar keagamaan lainnya, kenaikan harga tidak terlalu jauh dan tetap terkendali,” tukasnya.
Berdasarkan laporan dari sejumlah pihak seperti perangkat daerah terkait, Polda Kalteng, hingga Bulog, memang terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga.
Disebutkannya, dalam waktu dekat pihaknya akan menindaklanjuti melalui Satgas Ketahanan Pangan guna mengantisipasi kenaikan harga yang terlalu tinggi sekaligus menjaga ketersediaan bahan pokok di Kalteng.
“Di waktu dekat Satgas Ketahanan Pangan akan segera menindaklanjuti agar tidak terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi dan tidak sampai mempengaruhi ketersediaan bahan-bahan pangan di Kalimantan Tengah,”ucapnya. (drt/KPO-3)















