BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Program pembinaan sosial dan keterampilan terus diberikan kepada klien binaan di Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Barakat Cangkal Bacari sebagai bekal untuk kembali mandiri di tengah masyarakat.
Beragam pelatihan mulai dari tata boga, tata busana hingga tata rias menjadi bagian dari kegiatan rutin yang dijalani para klien.
Kepala Panti Fathul Jannah melalui Kasi Pembinaan dan Resosialisasi Gusti Mursiadi mengatakan, program di panti tidak hanya fokus pada keterampilan, tetapi juga pembinaan mental, sosial, fisik, dan spiritual.
“Pembinaan sosial meliputi bimbingan mental, fisik, dan spiritual. Selain itu, kami juga memberikan pembinaan keterampilan dasar sebagai bekal mereka setelah selesai menjalani rehabilitasi,” ujarnya.
Saat ini, panti menampung sekitar 81 klien binaan yang berasal dari 13 kabupaten/kota di Kalsel. Mereka menjalani pembinaan selama enam bulan dalam dua angkatan setiap tahun.
Dalam pelaksanaannya, empat bulan pertama klien mengikuti pembinaan di panti, kemudian dua bulan berikutnya menjalani praktik kerja atau magang di tempat usaha mitra. Program tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan diri sekaligus pengalaman kerja para klien sebelum kembali ke masyarakat.
“Kami berharap setelah selesai pembinaan, mereka bisa membuka usaha sendiri atau bekerja di tempat lain sehingga tidak menjadi beban masyarakat,” tambahnya.
Salah satu klien binaan, Jumiati mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan di panti. Ia mengikuti program keterampilan memasak dengan harapan dapat membuka usaha sendiri setelah selesai pembinaan.
“Di sini kami belajar memasak, menjahit, mengaji, dan kegiatan lainnya. Kami tinggal selama enam bulan tanpa pulang, dari subuh sampai sore ada kegiatan. Saya ingin setelah keluar bisa buka usaha rumah makan kecil-kecilan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan harian dimulai sejak pukul empat subuh dengan bersih-bersih lingkungan, dilanjutkan ibadah bersama, kemudian pelatihan hingga sore hari. Meski jauh dari keluarga, ia merasa senang karena mendapat banyak teman dari berbagai daerah.
Program pembinaan di panti diharapkan mampu membantu klien binaan meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta kesiapan mental agar dapat hidup mandiri dan berkontribusi di masyarakat setelah masa rehabilitasi selesai.(dev/KPO-4)















