PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Klinik Ekspor Lifestyle Nusantara melakukan pertemuan dan perkenalan pelaku usaha, bersama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bersama Nisa Rodney Taua.
Pertemuan dilakukan di home base milik Nisa Rodney Taua, Sabtu (31/1/2026), difasilitasi Disperindagkop Kota Palangka Raya, yang diikuti puluhan pelaku UMKM.
Menurut pengelola Klinik Ekspor Nisa, jika ingin produk UMKM Kalteng di ekspor ke berbagai negara, paling tidak yang bersangkutan belajar prosedurnya, mulai dari packing barang, ijin, dan berbagai syarat lainnnya, seperti perpajakan.
“Kita terbuka menjadi mitra untuk melakukan ekspor bersama UMKM,” kata Nisa.
Diungkapkan, sampai saat ini yang telah gabung ada 11 unit usaha, 8 diantaranya dari Kota Palangka Raya.
“Untuk mengembangkan ekspor, pihaknya akan terus memberikan pendampingan, dan pembinaan,” tambahnya.
Diharapkan, pemerintah memberikan kemudahan perijinan usaha, keringanan biaya, dan bantuan teknis, serta peralatan yang diperlukan, agar pelaku usaha mampu bergerak cepat dan tumbuh dengan baik.
“Sebuah produk agar diterima di pasar luar negeri tidak bisa hanya mengandalkan keunikan, tetapi menyangkut banyak faktor, seperti kualitas barang, packing yang baik dan aman, bahkan kuntinyitas produk,” jelasnya.
Untuk itu pihaknya siap memberi pendampingan bagi pelaku UMKM masuk pasar global sampai benar-benar sukses dan mandiri. (drt/KPO-4).















