WONOSOBO, Kalimantanpost.com – Sebuah ledakan terjadi pada saat proses pembuatan petasan di wilayah Pandansari, Kelurahan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Kapolsek Kertek, AKP Sutono, di Wonosobo, Jumat (20/2/2026), mengatakan, insiden yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB itu mengakibatkan seorang pemuda berinisial FR mengalami luka bakar dan luka robek di sejumlah bagian tubuh.
Dari hasil keterangan, peristiwa bermula sekitar Kamis, pukul 23.00 WIB ketika korban FR bersama saksi berinisial AR membeli bubuk mercon di Dusun Siono, Desa Bojasari, Kecamatan Kertek.
Selanjutnya, korban dan saksi membuat petasan di dalam rumah seorang warga berinisial M. Proses pembuatan dilakukan menggunakan bahan gulungan kertas serta peralatan berupa tabung (tank) dan mesin gerinda pemotong besi.
Ia menyampaikan, diduga percikan api dari mesin gerinda yang digunakan untuk memotong besi memicu ledakan pada bahan petasan yang tengah dirakit. Ledakan tersebut menyebabkan korban mengalami luka-luka.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Wonosobo untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan mengalami luka bakar dan luka robek pada kedua tangan, dada, wajah serta paha akibat ledakan.
Ia mengatakan pihaknya kini masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, terutama untuk mengetahui dari mana bahan petasan tersebut diperoleh. Jika ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membeli, menyimpan, maupun merakit bahan peledak secara ilegal karena dapat membahayakan keselamatan dan berkonsekuensi hukum. (Ant/KPO-3)















