Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

“Pejabat Kurang Baik Non Job-kan”

×

“Pejabat Kurang Baik Non Job-kan”

Sebarkan artikel ini

Ratusan Dilantik dan Dievaluasi Enam Bulan

evaluasi
DILANTIK - Ratusan pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional dilantik Gubernur Kalsel, H Muhidin berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jum’at (6/2). (REPRO)

Semua SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bisa melaksanakan digitalisasi, sehingga masyarakat bisa terayomi.

BANJARBARU, KP – Ratusan pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional dilantik Gubernur Kalsel, H Muhidin berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Jum’at (6/2).

Kalimantan Post

Gubernur, tekankan pentingnya penerapan digitalisasi dalam pelayanan publik guna menjawab tantangan zaman.

“Saya meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dan mampu bekerja secara lebih efektif serta terarah,” ujarnya.

Ada sebanyak 292 yang dilantik, ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi Kalsel dalam penyegaran organisasi di lingkungan kerjanya.

Dari semua, ada 200 orang merupakan Pejabat Eselon III (Administrator), 85 orang Pejabat Eselon IV (Pengawas), dan 7 orang Pejabat Fungsional.

“Saya akan instruksikan kepada pejabat di lingkup Pemprov Kalsel ini agar menyiapkan data yang lengkap, sehingga pekerjaan yang dilakukan lebih terarah.

Kita juga mengharapkan semua SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bisa melaksanakan digitalisasi, sehingga masyarakat bisa terayomi,” katanya.Selain itu, berpesan agar pejabat yang baru dilantik bekerja sebaik mungkin, dengan hati yang tulus dan ikhlas dalam menghadapi dinamika birokrasi di pemerintahan.

“Saat ini bekerjalah dengan baik, jika memang ada yang merasa kurang berkenan dengan pelantikan.

Tolong disenangi dulu dan terus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru dalam menghadapi tantangan ke depan,” pesannya.

Muhidin menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan ke depan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan optimalisasi program pembangunan dan pelayanan publik.

“Kita akan evaluasi sampai enam bulan ke depan, jika hasil sangat baik bisa saja kita pertahankan, tetapi jika hasilnya kurang baik, mereka bisa kita turunkan atau kita non job kan,” tegasnya.

Baca Juga :  Habib Farhan Pada Reses Siap Perjuangan Aspirasi Warga dan Angkat Masalah ke DPRD Kalsel

Muhidin berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan profesionalisme dalam memperkuat pelayanan publik dan mendukung visi pembangunan Kalsel yang lebih maju.

Sementara itu, Kepala BKD Kalsel, Noryadi menjelaskan bahwa pelantikan tersebut bertujuan untuk mengisi jabatan melalui mekanisme promosi, mutasi, dan pengukuhan.

“Ada 292 yang di lantik hari ini terdiri dari Pejabat Eselon III, Eselon IV, dan Pejabat Fungsional,” jelasnya.

Noryadi menambahkan, terdapat dua jenis Surat Keputusan (SK) yang digunakan dalam pelantikan kali ini.

Selain SK dari Gubernur, terdapat pula SK yang diterbitkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Dirjen Dukcapil Kemendagri khusus untuk pejabat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalsel.

“Untuk jabatan tersebut (berdasarkan SK Mendagri), Gubernur hanya bertugas melantik, sementara kewenangan penetapan berada di pusat.

Sedangkan untuk pejabat yang lainnya Bapak Gubernur yang menetapkannya,” ujar Noryadi. (mns/K-2)

Iklan
Iklan