Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Pembakaran Lahan KM 171 Tanah Bumbu Picu Kekhawatiran Warga, Aparat Diminta Bertindak Tegas

×

Pembakaran Lahan KM 171 Tanah Bumbu Picu Kekhawatiran Warga, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260225 135333

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com — Dugaan aksi pembakaran lahan di KM 171 Tanah Bumbu yang terjadi di suatu wilayah permukiman memicu kekhawatiran serius terkait dampak kesehatan dan keamanan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel H Gusti Iskandar Sukma Alamsyah menegaskan, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele dan harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum bersama instansi terkait.

Kalimantan Post

Politisi Golkar Kalsel menilai, jika benar terjadi pembakaran, maka kawasan tersebut berpotensi menjadi lingkungan yang tidak sehat bagi warga.

Begitu juga asap yang ditimbulkan dapat mencemari udara dan memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Ini jelas menjadi daerah yang kurang sehat bagi masyarakat. Harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum, baik itu instansi terkait, Dinas Kesehatan, Lingkungan Hidup, kepolisian, maupun pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap kesehatan dan keamanan masyarakat,” ujar Iskandar disela-sela Rapat Paripurna DPRD Kalsel, (25/02/2026).

Menurutnya, dampak pencemaran udara akibat pembakaran tidak hanya bersifat sementara, tetapi bisa memunculkan penyakit pernapasan dan gangguan kesehatan lain jika dibiarkan berlarut-larut.

“Kalau itu terjadi pembakaran, tentu ada pencemaran udara. Dampaknya bisa memunculkan penyakit seperti ISPA dan gangguan kesehatan lainnya. Ini sangat mengganggu masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta dilakukan identifikasi menyeluruh terkait penyebab kejadian tersebut. Penelusuran perlu memastikan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam atau terdapat unsur kesengajaan.

“Apakah ini faktor alamiah atau sengaja, itu yang perlu diidentifikasi,” katanya.

Ia juga menyinggung pernyataan aparat kepolisian sebelumnya terkait adanya indikasi tindakan yang menakut-nakuti masyarakat menggunakan bom molotov. Menurutnya, kemungkinan keterkaitan antara peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

“Apalagi terakhir kita mendengar ada indikasi tindakan menakut-nakuti masyarakat dengan bom molotov. Bisa saja ada kaitannya. Karena itu kami meminta aparat kepolisian segera melakukan tindakan tegas,” pungkasnya.

Baca Juga :  Implementasi Sila Ketiga, Kartoyo Gerakkan Kepedulian Sosial di HSS

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait hasil penyelidikan maupun kepastian penyebab kebakaran tersebut. Warga berharap aparat dapat segera memberikan kepastian hukum dan menjamin rasa aman di lingkungan mereka.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan