Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Gelar Safari Ramadan, 35 Masjid dan Musala Disambangi

×

Pemko Banjarmasin Gelar Safari Ramadan, 35 Masjid dan Musala Disambangi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260223 WA0063 1 e1771856092325
SAFARI RAMADAN - Kegiatan Safari Ramadan yang akan mengunjungi 35 masjid dan musala di wilayah Kota Banjarmasin. (Kalimantanpost.com/repro humas Banjarmasin).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggulirkan rangkaian Safari Ramadan dengan agenda buka puasa dan sahur bersama masyarakat.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara pemerintah hadir langsung di tengah warga selama bulan suci, sekaligus menjaga kedekatan antara pimpinan daerah dan masyarakat.

Kalimantan Post

Safari Ramadan tahun ini dijadwalkan menyasar sedikitnya 35 masjid dan musala yang tersebar di 52 kelurahan di Kota Banjarmasin. Lokasi kunjungan dipilih untuk menjangkau wilayah yang beragam agar manfaat kegiatan bisa dirasakan lebih merata.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Juli Khair, menjelaskan, Safari Ramadan tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga penyaluran bantuan operasional bagi rumah ibadah yang dikunjungi.

“Setiap kunjungan ada buka puasa bersama, sahur bersama, dan penyerahan bantuan sekitar Rp2,5 juta untuk operasional masjid atau musala,” ujar Juli.

Ia menegaskan, seluruh kebutuhan konsumsi selama kegiatan buka puasa dan sahur sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Dengan demikian, pihak pengelola masjid dan musala tidak dibebani biaya tambahan apa pun.

Menurut Juli, Safari Ramadan juga menjadi ruang dialog yang efektif. Melalui pertemuan langsung di lingkungan masyarakat, pimpinan daerah dan jajaran SKPD dapat mendengar aspirasi, keluhan, hingga masukan warga secara lebih terbuka dan santai.

Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial, sejalan dengan semangat Ramadan.

Pemko ingin memastikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Juli menambahkan, jumlah lokasi Safari Ramadan masih bersifat fleksibel. Apabila ada usulan tambahan dari masyarakat dan waktu pelaksanaan masih memungkinkan, pemerintah siap mempertimbangkannya.

“Kalau ada masukan tambahan dan jadwalnya mencukupi, tentu akan kami pertimbangkan, prinsipnya, Safari Ramadan ini kami buka seluas-luasnya untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat,” pungkasnya. (nug/KPO-4)

Baca Juga :  Buka Puasa Bersama, Polda Kalsel dan Parpol Sepakat Jaga Stabilitas Politik Daerah

Iklan
Iklan