Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pemkot Banjarmasin Apresiasi SAE Lapas Kelas IIA, Lahirkan Warga Binaan Mandiri

×

Pemkot Banjarmasin Apresiasi SAE Lapas Kelas IIA, Lahirkan Warga Binaan Mandiri

Sebarkan artikel ini
IMG 20260210 WA0035
Peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kelas II Banjarmasin, Selasa (10/2/2026). (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemko Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi atas diresmikannya Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banjarmasin. Fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj Ananda, pada Selasa (10/2/2026) sore sebagai bagian dari penguatan program pembinaan warga binaan.

Peresmian SAE menjadi langkah konkret dalam menyediakan ruang pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui fasilitas ini, warga binaan dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai dari pertanian, perikanan, hingga kerajinan, sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kalimantan Post

Wakil Wali Kota Hj Ananda menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan menilai SAE memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan sosial di daerah. Ia berharap program ini mampu melahirkan warga binaan yang mandiri secara ekonomi setelah menyelesaikan masa pembinaan.

“Harapannya, setelah keluar dari lapas, mereka tidak kembali ke titik nol, dengan keterampilan yang dimiliki, mereka bisa bekerja, berusaha, dan hidup mandiri,” ujar Ananda.

Ia juga menyinggung persoalan pengangguran di Banjarmasin yang masih tergolong tinggi. Menurutnya, program pembinaan seperti SAE bisa menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk menekan angka pengangguran, terutama bagi kelompok rentan yang kembali ke masyarakat.

“Kalau mereka sudah punya bekal keterampilan, tentu peluang kerja terbuka lebih luas, mudah-mudahan ini ikut membantu menurunkan tingkat pengangguran di Kota Banjarmasin,” katanya.

Ananda mengaku terkesan dengan aktivitas produktif yang dijalankan di SAE, khususnya di sektor pangan. Ia menilai kegiatan tersebut relevan dengan kebutuhan daerah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Saya senang melihat langsung kegiatannya, ketahanan pangan itu kebutuhan mendesak, dan apa yang dilakukan di sini sejalan dengan kebutuhan kota saat ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Sarankan Bonus Peraih Medali Poprov Tetap Sama dengan Sebelumnya

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian Ananda antara lain kolam budidaya ikan papuyu dan gurame, sistem hidroponik, serta pengelolaan perikanan dengan metode bioflok. Ia menilai pengelolaan tersebut cukup serius dan berpotensi berkembang lebih besar.

Khusus ikan papuyu, Ananda menyebut komoditas tersebut memiliki pengaruh terhadap inflasi daerah karena tingginya tingkat konsumsi masyarakat Banjar.

“Papuyu ini salah satu ikan yang cukup berpengaruh terhadap inflasi, karena memang banyak dikonsumsi, jadi apa yang dilakukan di sini sangat membantu,” tuturnya.

Menutup kunjungannya, Wakil Wali Kota berharap Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIA Banjarmasin terus dikembangkan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh warga binaan, tetapi juga memberi dampak positif bagi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat Kota Banjarmasin secara luas. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan