Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Pemprov Kalteng Ikuti Rakor, Cabe Rawit dan Bawang Merah Pengaruhi Inflasi Nasional

×

Pemprov Kalteng Ikuti Rakor, Cabe Rawit dan Bawang Merah Pengaruhi Inflasi Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260223 WA0068

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Memasuki bulan suci Ramadhan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Mingguan bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang dilaksanakan secara daring dari ruang rapat Bajakah Lantai II, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Senin (23/2/2026).

Rakor tersebut dipimpin oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Perekonomian, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, SSos, MSi.

Kalimantan Post

Agenda tersebut dihadiri Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Fanny Kartika Oktavianti, bersama unsur perangkat daerah dan instansi vertikal terkait.

Dalam paparan yang disampaikan, Badan Pusat Statistik melaporkan perkembangan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu ke-3 Februari 2026.

Data menunjukkan masih terdapat dinamika harga pada sejumlah komoditas pangan strategis. Cabai rawit dan bawang merah tercatat sebagai komoditas utama penyumbang kenaikan IPH di beberapa daerah.

Selain itu, beras, minyak goreng, telur ayam ras, dan daging ayam ras juga mengalami fluktuasi harga yang perlu diantisipasi, khususnya menjelang peningkatan konsumsi masyarakat.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia juga menyampaikan langkah-langkah penguatan pasokan, antara lain melalui aksi guyur pasokan cabai, pengawasan harga di pasar, serta upaya menjaga ketersediaan pangan guna mendukung stabilitas harga.

Sementara itu, Kantor Staf Presiden menekankan pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, efektivitas pelaksanaan intervensi, serta kelancaran distribusi barang guna menjaga stabilitas harga pangan dan melindungi daya beli masyarakat.

Melalui pelaksanaan Rakor rutin tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta menjaga stabilitas perekonomian daerah secara berkelanjutan.(drt/KPO-3)

Baca Juga :  Di Kalteng, Baru 40 Persen Tenaga Kerja Tercover Perlindungan BPJS
Iklan
Iklan