Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Pesantren Kilat Ramadan Al-Falah Masuki Tahun ke-11, Ratusan Santri Terjun ke SD di Banjarmasin

×

Pesantren Kilat Ramadan Al-Falah Masuki Tahun ke-11, Ratusan Santri Terjun ke SD di Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260222 WA0021 scaled e1771755636599
PESANTREN KILAT - Pelepasan Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan Angkatan ke-11 oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda, Minggu (22/2/2026). (Kalimantanpost.com/repro humas Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melanjutkan program Pesantren Kilat Ramadan yang kini memasuki tahun ke-11.

Kegiatan keagamaan ini digelar melalui Dinas Pendidikan dengan melibatkan 20 Sekolah Dasar di Banjarmasin dan bekerja sama dengan Perhimpunan Remaja Santri Al-Falah Banjarmasin.

Kalimantan Post

Sebanyak 230 santri dan santriwati ambil bagian dalam program Ramadan tahun ini.

Pembukaan sekaligus pelepasan peserta Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah dipimpin langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hj. Ananda, di Lobi Balai Kota Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) pagi.

Momentum ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian santri di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Pesantren kilat akan berlangsung di sekolah-sekolah dasar pada 23 hingga 25 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut, para santri bertugas mendampingi siswa dengan materi keagamaan, pembinaan akhlak, serta pembiasaan ibadah selama bulan suci Ramadan.

Setelah agenda di sekolah selesai, para santri dan santriwati melanjutkan pengabdian dengan kegiatan sosial. Pada 26 sampai 28 Februari 2026, mereka dijadwalkan turun langsung ke lapangan untuk berbagi takjil kepada masyarakat di berbagai titik di Kota Banjarmasin.

Ananda mengatakan program ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia berharap para santri mampu menjadi teladan bagi siswa sekolah dasar, baik dalam sikap, tutur kata, maupun perilaku sehari-hari.

“Kegiatan ini sudah memasuki tahun ke-11, harapannya, para santri tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga memberi contoh yang baik,” ujarnya.

Ia menilai pesantren kilat menjadi ruang penting bagi santri untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama mondok.

Selain itu, kegiatan ini juga melatih kepekaan sosial dan kemampuan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Menurut Ananda, Pesantren Kilat Ramadan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam memperkuat pendidikan keagamaan sejak usia dini.

Baca Juga :  Pesawat Pelita Air Service Jatuh, Jenazah Pilot Berhasil Dievakuasi

Program ini juga dirancang untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial melalui aksi berbagi di bulan Ramadan.

Menutup arahannya, Ananda menitipkan pesan khusus kepada seluruh santri dan santriwati agar turut mengedukasi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Ia berharap nilai-nilai yang ditanamkan selama pesantren kilat dapat terus dibawa dan diterapkan, baik di sekolah maupun di tengah masyarakat. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan