BARABAI, Kalimantanpost.com – Ketersediaan stok darah di RSUD H Damanhuri Barabai pada awal 2026 tercatat mencapai 835 kantong darah.
Dari jumlah tersebut, golongan darah O menjadi yang paling banyak dibutuhkan oleh pasien.
Kabid Pelayanan Medik dan Penunjang Medik RSUD H Damanhuri, dr. Era Ery Dhani mengatakan, kebutuhan darah terus mengalami dinamika, terutama untuk golongan tertentu yang permintaannya lebih tinggi.
“Stok darah pada bulan Januari mencapai 835 kantong, dan golongan darah O menjadi yang paling banyak dicari,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Untuk menjaga ketersediaan darah tetap aman, pihak rumah sakit terus melakukan berbagai upaya strategis. Salah satunya dengan menggelar pekan donor darah bagi karyawan RSUD H Damanhuri.
Selain itu, donor darah juga dijadikan sebagai salah satu persyaratan dalam proses kenaikan pangkat maupun kenaikan gaji berkala bagi ASN, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan darah di rumah sakit.
RSUD H Damanhuri juga aktif melakukan layanan jemput bola melalui inovasi Hai Darling, dengan membuka stand donor darah di berbagai kegiatan publik seperti Car Free Day (CFD) hingga expo pada peringatan hari jadi daerah.
“Trend pendonor darah saat ini cenderung meningkat karena adanya berbagai inovasi dan keterlibatan banyak pihak,” tambah dr. Era.
Dalam mendukung program tersebut, RSUD H Damanhuri turut menjalin kolaborasi dengan berbagai instansi eksternal.
Kerjasama telah dilakukan bersama Dinas Kesehatan, puskesmas, PLN, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, Polri, TNI, SMK Negeri 1 Barabai, SMA Negeri 1 Barabai, Rutan Barabai, Kejaksaan, kecamatan, BPJS, hingga PT SIS.
Melalui sinergi ini, rumah sakit berharap ketersediaan darah dapat terus terjaga guna memenuhi kebutuhan pasien di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan sekitarnya. (ary/KPO-4)















