Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Satpol PP dan Damkar Tanah Laut Edukasi Siswa SD Terkait Prosedur Darurat Api

×

Satpol PP dan Damkar Tanah Laut Edukasi Siswa SD Terkait Prosedur Darurat Api

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Tala 1 3 klm 2
PROGRAM - Guest Teacher bertajuk edukasi keselamatan kebakaran di SD Alam Bambu Hijau. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tanah Laut menggelar program Guest Teacher bertajuk edukasi keselamatan kebakaran di SD Alam Bambu Hijau, Jalan Ambawang Sarang Halang, Pelaihari, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman mitigasi bencana serta pencegahan kebakaran kepada para siswa sejak usia dini.

Kalimantan Post

Pihak sekolah menegaskan bahwa penguasaan aspek keselamatan merupakan life skill (keterampilan hidup) krusial. Melalui edukasi ini, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi serta mencegah potensi bahaya api di lingkungan sehari-hari.

Hadir sebagai narasumber utama, Kasi Kesiapsiagaan Damkar Tanah Laut, Supriyanto Purwohadi, SH.

Dalam pemaparannya.

Ia tidak hanya menitikberatkan pada aspek teoretis, tetapi juga memberikan instruksi taktis mengenai prosedur darurat yang harus dilakukan saat terjadi insiden.

“Edukasi ini merupakan investasi keselamatan jangka panjang. Kami berupaya membentuk karakter siswa yang waspada namun tetap tenang, sehingga mereka memahami prosedur penyelamatan diri secara tepat saat menghadapi ancaman kebakaran,” jelas Supriyanto.

Dalam sesi simulasi, para siswa dilatih untuk berinteraksi langsung dengan petugas serta mengenal peralatan pemadam kebakaran.

Pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memiliki pengetahuan kognitif, tetapi juga kesadaran praktis untuk meminimalkan risiko kebakaran di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Apresiasi positif datang dari jajaran tenaga pendidik SD Alam Bambu Hijau. Metode pembelajaran kontekstual yang menghadirkan praktisi langsung dinilai jauh lebih efektif dan memberikan impresi mendalam bagi siswa dibandingkan pembelajaran konvensional di dalam kelas.

Pengalaman nyata ini diharapkan mampu meningkatkan resiliensi siswa terhadap situasi darurat di masa depan. (rzk/K-6)

Baca Juga :  Dispora Tala Gelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda
Iklan
Iklan