Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Sebelum Tersandung OTT KPK, Mulyono Aktif Jadi Dalang dan Bikin Konten Menu Makanan Sehat

×

Sebelum Tersandung OTT KPK, Mulyono Aktif Jadi Dalang dan Bikin Konten Menu Makanan Sehat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260205 101359
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono. (Kalimantanpost.com/Instagram ki.mulyono.pw)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sebelumnya tersandung kasus operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selain sehari-hari menjabat Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono juga aktif menjadi dalang yang cukup kondang dengan tampil di berbagai acara.

Itu terlihat berdasarkan unggahan di instagram pribadinya k_mulyono.pw saat akan naik panggung untuk mendalang diiringi pesinden dalam sebuah acara.

Kalimantan Post

Selain itu, Mulyono juga sering mengunggah konten-konten tentang menu sarapan pagi di Banjarmasin serta suara cukup bagus saat membawakan lagu.

Dengan konten-kontennya itu, pengikut di Instagram @ki_mulyono.pw sebanyak 43.000 orang.

Mulyono memiliki nama lengkao Purwo Wijoyo, alias Ki Mulyono, merupakan ASN paket lengkap. Lulusan PKN STAN dan Universitas Indonesia. Kariernya menanjak mulus. Dari KPP Banjarmasin, lalu Kepala KPP Pratama Tanjung (2023).

Selama menjabat KPP Pratama Tanjung, Mulyono meraih banyak prestasi diantaranya capaian penerimaan tahun 2023 dan 2024 selalu melebihi target.

Selain itu, di tahun 2024, Mulyono mengantarkan KPP Tanjung meraih penghargaan AR strategis terbaik nasional dan PKM pemeriksaan terbaik nasional.

Atas prestasinya itu, ki Mulyono di promosikan menjadi Kepala KPP Madya Banjarmasin sejak Juni 2025 dengan posisi Eselon III A atau jabatan administrator.

Ada pun tugasnya mengelola wajib pajak badan dan orang pribadi tertentu di wilayah tersebut.

Mengenai gaji sebagai pejabat eselon 3 bervariasi dengan secara umum terdiri dari gaji pokok sekitar Rp3,5 – Rp5,7 juta ditambah Tunjangan Jabatan Eselon III DJP (Ditjen Pajak) yang bisa mencapai Rp37 juta – Rp46 juta.

Namun, kiprah ki.Mulyono untuk.sementara terhenti sebagai dalang, karena tanggal 4 Februari 2026 karena tertangkap OTT oleh KPK di Banjarmasin. Tiga orang diamankan. Ki Mulyono, satu ASN pajak lain, dan satu pihak swasta dengan Barang bukti Uang tunai lebih dari Rp1 miliar. (ful/KPO-3)

Baca Juga :  Rumah Mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya Digeladah Kejagung

Iklan
Iklan