KANDANGAN, Kalimantanpost.com – Ulama kharismatik, TGH Ahmad Syairazi terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel periode 2027-2031 pada Musyawarah Daerah (Musda) XI, di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (13/2/2025) malam, di Kandangan.
Ahmad Syairazi yang dikenal sebagai Abah Guru Syairazi ini dipercaya menggantikan Ketua MUI sebelumnya, KH Husin Naparin.
Terpilihnya pendiri Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam Kyai Haji Ahmad Syairazi (STEBI KHAS) Kandangan diharapkan mampu memperkuat peran MUI sebagai mitra strategis pemerintah dan penjaga moral umat dalam mewujudkan kemakmuran Banua serta kesejahteraan masyarakat Kalsel.
Musda lima tahunan ini mengusung tema strategis, “Meneguhkan Peran Ulama Untuk Mewujudkan Kemakmuran Banua dan Kesejahteraan Masyarakat” dibuka Sekretaris Daerah Provinsi, H. Muhammad Syarifuddin.
Dr. Abrani Sulaiman menyampaikan, Musda merupakan wadah konsolidasi dan perputaran pemikiran dalam menjawab aspirasi masyarakat.
“Musda ini adalah wadah konsolidasi, tempat perputaran pemikiran untuk menjawab aspirasi masyarakat. Selain muzakarah dan sidang pleno yang menghadirkan narasumber dari Polda serta MUI Pusat, agenda utama kita adalah memilih Dewan Pengurus dan Dewan Pertimbangan MUI periode 2026–2031,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada media.
Senada dengan itu, Ketua Senat UNUKASE, Dr. Berry Nahdian Forqan, turut menghadiri Musda, menegaskan pentingnya momentum tersebut.
“Musda ini bukan hanya agenda rutin, tetapi momentum konsolidasi serta memilih kepemimpinan yang amanah dan mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.
Acara tersebut juga dihadiri jajaran elite MUI, di antaranya Wakil Sekjen Bidang Halal MUI Pusat KH. Rofikul Umam Ahmad, Wakil Ketua Umum MUI Kalsel, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel
Sebanyak 107 peserta mengikuti rangkaian kegiatan, terdiri atas utusan DPP, DPW, 64 perwakilan kabupaten/kota, pondok pesantren, organisasi kemasyarakatan Islam, serta perguruan tinggi Islam di Kalsel. (lyn/KPO-4).















