BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tujuh penyelamatan yang dilakukan kiper Tim nasional Indonesia, Emil Audero Mulyadi masih belum cukup. Timnya, Cremonese harus ketangguhan tuan rumah Atalanta 1-2 dalam pertandingan lanjutan Serie A di Stadion New Balance Arena, Bergamo, Selasa (10/2/2026) dinihari WIB.
Dipertandingan itu, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), 29 tahun lalu merupakan pemain ‘super sibuk’ menghalau serangan tuan rumah
Sejak menit awal, Atalanta langsung melakukan serangan sporadis ke jantung pertahanan Cremonese. Di menit 9, bola lepas direbut oleh pemain Atalanta, Giacomo Raspadori di dalam kotak penalti. Ia langsung melepaskan tembakan ke arah sudut atas gawang, tetapi Emil Audero sigap dan melakukan penyelamatan dengan mudah.
Satu menit kemudian, giliran striker Atalanta, Berat Djimsiti melompat lebih tinggi dari pemain bertahan untuk menyambut sepak pojok dan menyundul bola ke arah sudut kanan bawah. Sundulan jarak jauh itu tidak cukup kuat, dan kiper Emil Audero dengan mudah melakukan penyelamatan.
Penyelamatan gemilanh lainnya dilakukan Emil Audero pada menit 21 untuk menggagalkan upaya Nikola Krstovic yang melompat untuk menyundul bola dari umpan silang brilian ke dalam kotak penalti.
Lalu, di menit 66, pemain Atalanta, Ederson memiliki peluang bagus untuk mengubah skor. Dia berlari ke arah gawang dan melepaskan tembakan rendah dari jarak jauh yang mengarah ke tengah gawang, tetapi Emil Audero sudah siap dan melakukan penyelamatan
Lalu, Giacomo Raspador pada menit 71 dengan brilian menghindari beberapa hadangan dan melepaskan tembakan melengkung dari tepi kotak penalti ke arah sudut kanan bawah dan mudah diselamatkan oleh Emil Audero.
Di menit 84, pemain Atalanta,
Kamaldeen Sulemana melewati beberapa bek di dalam kotak penalti dan mencoba mencetak gol ke sudut kanan bawah, tetapi antisipasi hebat dari Emil Audero memungkinkannya melakukan penyelamatan dengan mudah.
Kiper Timnas Indonesia Emil Audero pun sepanjang musim ini telah melakukan penyelamatan sebanyak 80 kali untuk Cremonese.
Bagi Cremonese dengan kekalahan itu posisinya turun diperingkat ke-16 dengan 23 poin dari 24 kali main, sedangkan Atalanta di posisi 7 dengan 39 poin.
Selain itu, Cremonese kini mencatatkan rekor tanpa kemenangan selama 10 pertandingan yaitu 3 seri, 7 kalah dengan selisih hanya lima poin dari zona degradasi.
Atalanta mendominasi sejak peluit pertama dibunyikan. Gol tuan rumah tercipta di menit 13, beraeal.Giacomo Raspadori memberikan umpan kepada Nikola Krstovic yang berputar dan melepaskan tendangan voli melewati kaki kiper asal Indonesia, Emil Audero.
Gol kedua Atalanta tercipta setelah 25 menit, ketika bek sayap kanan Davide Zappacosta melepaskan tembakan rendah ke sudut jauh dari sudut sempit untuk mencetak gol pertamanya sejak Maret tahun lal
Cremonese mendapat peluang di menit 89, umpan silang brilian ke dalam kotak penalti menemukan Milan Djuric yang mengarahkan sundulannya ke tiang kiri, tetapi kiper Atalanta menunjukkan kelincahannya dan melakukan penyelamatan yang menakjubkan.
Di menit 90+1, bola memantul ke pemain Atalanta, Berat Djimsiti setelah terjadi kemelut di dalam kotak penalti, dan ia dengan mudah mengalahkan kiper dari jarak dekat. Namun, gol itu dianulir wasit.
Akhirnya, Cremonesi berhasil memperkecil ketertingalan menjadi 2-1 pada menit 90+4.
Morten Thorsby menerima umpan silang sempurna dari Sebastiano Luperto di dalam kotak penalti dan mengontrolnya dengan sentuhan pertama yang bagus. Ia melepaskan tembakan akurat ke tiang kanan gawang. (ful/KPO-3)















