BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Balai Kota Banjarmasin saat Wali Kota H. Muhammad Yamin HR menggelar buka puasa bersama jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Rabu (4/3/2026).
Puluhan jurnalis dari berbagai desk hadir dan berbaur bersama kepala daerah serta jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin.
Meski hujan mengguyur kota sejak sore, tidak menyurutkan langkah para wartawan untuk menghadiri undangan tersebut. Hadir pula Ketua PWI Kalsel Zainal Helmi beserta jajaran, sejumlah kepala SKPD, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin M. Ramadhan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Setdako Banjarmasin Juli Khair.
Momentum Ramadan ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ruang mempererat silaturahmi antara pemerintah kota dan insan pers. Dalam sambutannya, Yamin menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dan komunikasi yang terbuka dengan para jurnalis.
“Selain berbuka puasa, kita juga mempererat silaturahmi dengan para wartawan yang tergabung dalam PWI,” ujarnya.
Ia berharap kebersamaan tersebut semakin memperkuat sinergi dalam membangun Banjarmasin melalui pemberitaan yang informatif, berimbang, serta memberi nilai positif bagi masyarakat.
Sembari menunggu waktu berbuka, acara diisi tausiyah oleh KH Muhammad Qomaruddin yang akrab disapa Guru Busu. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pesan tentang pentingnya memperbanyak amal kebaikan di bulan suci Ramadan karena setiap ibadah dilipatgandakan pahalanya.
Guru Busu juga memanjatkan doa khusus untuk Wali Kota agar senantiasa diberi kesehatan dan umur yang berkah dalam memimpin Kota Banjarmasin. Doa tersebut diamini seluruh hadirin yang memenuhi pendopo Balai Kota.
Ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan kesempatan memperbaiki diri. Menurutnya, takwa bukan hanya menjalankan perintah dan menjauhi larangan secara lahiriah, tetapi juga menghadirkan kesadaran dan rasa takut kepada Allah dalam hati.
Puasa, lanjutnya, menjadi madrasah kehidupan yang melatih kesabaran sekaligus menumbuhkan empati sosial. Dengan menahan lapar dan dahaga, umat Islam diajak merasakan apa yang dialami saudara-saudara yang kurang beruntung.
Saat azan Magrib berkumandang, para undangan menikmati takjil berupa kurma, jajanan pasar, air mineral, dan teh hangat. Acara kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah di depan Balai Kota.
Kebersamaan berlanjut dengan makan malam bersama. Suasana santai namun tetap khidmat terasa saat Wali Kota dan para jurnalis berbincang ringan.
Di akhir kegiatan, Yamin kembali menegaskan bahwa kritik dan saran dari insan pers adalah bagian penting dalam membangun kota. Ia menilai, sinergi antara pemerintah dan media menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Banjarmasin yang lebih baik dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (nug/KPO-3)















