Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BANK KALSEL

Bank Kalsel Targetkan Jadi Bank Devisa, Pemkab Tala Kantongi Rp41 Miliar dari Bagi Hasil Pajak Pemprov

×

Bank Kalsel Targetkan Jadi Bank Devisa, Pemkab Tala Kantongi Rp41 Miliar dari Bagi Hasil Pajak Pemprov

Sebarkan artikel ini
IMG 20260305 WA0015 e1772681057539
DOKUMEN- Wakil Bupati Tanah Laut, H. Zazuli saat menerima Dokumen Penyaluran Dana Bagi Hasil Kabupaten Tanah Laut Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa 2026 Bank Kalsel di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026). Kalimantanpost.com - Foto/HumasBankKalsel

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus memperkuat basis fiskal daerah melalui sinergi dengan sektor perbankan dan optimalisasi bagi hasil pajak provinsi.

Langkah strategis ini mengemuka saat Wakil Bupati Tanah Laut menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa 2026 Bank Kalsel di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, Rabu (4/3/2026).

Kalimantan Post

Pertemuan krusial yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, ini tidak sekadar membahas laporan kinerja tahunan, tetapi juga menjadi momentum pencairan dana bagi hasil pajak daerah Triwulan IV Tahun Anggaran 2025.

{{Suntikan Dana}}

Kabar baik bagi pembangunan di Tanah Laut datang melalui penyerahan secara simbolis dana bagi hasil pajak daerah.

Berdasarkan hasil rekonsiliasi, Kabupaten Tanah Laut menerima alokasi sebesar Rp41.021.342.537.

Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa pembagian ini dilakukan secara proporsional sesuai regulasi yang berlaku.

Ia pun menaruh harapan besar agar skema pembagian ke depan bisa semakin memberikan dampak yang merata bagi seluruh daerah di Kalimantan Selatan.

{{Bank Devisa}}

Di sisi lain, jalannya RUPS juga menyoroti ambisi Bank Kalsel untuk naik kelas.

Manajemen menargetkan perubahan status menjadi bank devisa yang diproyeksikan terealisasi pada Juni mendatang.

Untuk mendukung daya saing tersebut, skema pemenuhan modal hingga Rp10 triliun melalui opsi pola seri A dan seri B menjadi bahasan utama para pemegang saham.

Meskipun performa perbankan plat merah ini dinilai positif, Gubernur memberikan catatan kritis agar jajaran direksi tidak cepat berpuas diri dalam melayani nasabah di daerah.

“Bank Kalsel sudah baik dan sehat, tetapi harus lebih aktif jemput bola melayani seluruh lapisan masyarakat di Banua,” sampai Gubernur H. Muhidin di hadapan para kepala daerah.
Dorong Peningkatan Pendapatan Daerah

Baca Juga :  Bank Kalsel Syariah Bagi Hadiah Rp3 Juta di National Halal Fair Pasar Wadai Km 0

Melalui pertemuan ini, para kepala daerah se Kalsel sepakat bahwa strategi menjangkau pelaku usaha dan masyarakat hingga ke akar rumput adalah kunci utama peningkatan pendapatan.

Langkah proaktif “jemput bola” diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi baru yang mampu memperkuat permodalan bank sekaligus meningkatkan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing kabupaten/kota.

Selain Wakil Bupati Tala, acara ini turut dihadiri oleh bupati dan wali kota se-Kalsel, jajaran komisaris, serta direksi Bank Kalsel yang berkomitmen menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tantangan ekonomi global.(ADV/KPO-1)

Iklan
Iklan