Batulicin, KP – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, terus menguatkan peran orang tua agar dapat membina anaknya agar tidak ketergantungan atau kecanduan smarphone.
“Kami terus melakukan sosialisasi pencegahan kecanduan smartphone pada anak dan remaja yang berpotensi memicu stres, kecemasan, depresi, sulit fokus, dan sikap agresif,” kata Penasehat I DWP Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, di Batulicin Senin.
Ia menjelaskan, sebagai organisasi yang menaungi para istri Aparatur Sipil Negara (ASN), DWP memiliki peran strategis dalam mendukung tugas dan pengabdian suami, sekaligus meningkatkan kualitas diri serta keluarga.
Menurutnya, pertemuan kali ini terasa istimewa karena selain agenda rutin, juga diisi dengan sosialisasi yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni pencegahan kecanduan smartphone pada anak dan remaja.
Ketua DWP Tanah Bumbu, Siti Masitah Eryanto Rais, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi saat ini. Perkembangan teknologi digital, menurutnya, memang memberikan banyak manfaat, namun juga membawa tantangan besar bagi tumbuh kembang anak-anak.
Smartphone memang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif, seperti menurunnya konsentrasi belajar, gangguan kesehatan, berkurangnya interaksi sosial, hingga perubahan perilaku pada anak dan remaja.
“Oleh karena itu, peran orang tua, khususnya ibu, menjadi sangat penting dalam memberikan pendampingan, pengawasan, serta teladan yang baik dalam menggunakan teknologi,” terangnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut para anggota dapat menambah wawasan dan pemahaman tentang cara mencegah kecanduan smartphone sejak dini, mengenali tanda-tandanya, serta menerapkan pola asuh yang bijak dan seimbang antara pemanfaatan teknologi dan kehidupan nyata.
“Saya mengajak seluruh anggota untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, berdiskusi secara aktif, dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal dalam mendidik anak-anak dan remaja di lingkungan keluarga masing-masing,” tambahnya.
Pertemuan rutin tersebut diharapkan menjadi ruang yang hangat untuk memperkuat kebersamaan, menyampaikan ide, serta menyusun program-program yang bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan anggota maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DWP Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran ibu sebagai pendamping utama anak di era digital, sekaligus mendorong terciptanya keluarga yang tangguh dan bijak dalam penggunaan teknologi. (net/K-6)















