Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur Semarakkan Ramadan di Banjarbaru

×

Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur Semarakkan Ramadan di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini
Hal 6 3 KLM BJB 1 9
TANGLONG- Peserta menampilkan kreasi Bagarakan Sahur pada Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur di Lapangan dr. Murdjani, Banjarbaru. Kegiatan yang digelar pada 14 Maret 2026 ini diikuti puluhan peserta dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan Ramadan di Kota Banjarbaru. (KP/Devi)

Banjarbaru, KP– Komite Ekonomi Kreatif Kota Banjarbaru kembali menghadirkan Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian agenda Ramadan Kota Banjarbaru ini akan digelar pada 14 Maret 2026 di Lapangan dr. Murdjani.

Koordinator Tanglong dan Bagarakan Sahur, Suroto, mengatakan panitia telah menggelar technical meeting (TM) bersama para peserta untuk menyampaikan berbagai ketentuan dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Kalimantan Post

Ia menjelaskan, pada awalnya festival ini direncanakan berlangsung dalam bentuk arak-arakan dengan rute tertentu. Namun setelah mempertimbangkan berbagai faktor dan keterbatasan, panitia memutuskan seluruh kegiatan dipusatkan di kawasan Lapangan Murdjani.

“Awalnya kita rencanakan diarak dengan rute tertentu, tetapi karena berbagai pertimbangan akhirnya diputuskan seluruh kegiatan dipusatkan di Lapangan Murdjani,” ujar Suroto.

Dalam pelaksanaannya, Bagarakan Sahur akan dipentaskan di panggung utama Pasar Ramadan yang berada di kawasan Lapangan Murdjani. Sementara itu, Tanglong akan dipajang berjajar di area lapangan depan Balai Kota Banjarbaru, serta sebagian ditempatkan di sisi sayap kantor Balai Kota.

Menurut Suroto, antusiasme masyarakat untuk mengikuti festival tahun ini cukup tinggi. Tercatat sekitar 35 peserta akan mengikuti lomba Bagarakan Sahur, sementara 30 peserta lainnya berpartisipasi dalam festival Tanglong.

“Pesertanya cukup banyak dan antusias. Karena itu penempatan tanglong kita atur di beberapa titik di sekitar Balai Kota agar semuanya bisa tertampung,” jelasnya.

Untuk menjaga keseragaman penampilan, panitia juga telah menetapkan lagu yang akan digunakan dalam penampilan Bagarakan Sahur, yaitu “Siti Fatimah dan Sebelas Bintang.” Lagu tersebut dipilih berdasarkan arahan dari Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.

Selain itu, panitia juga memberikan sejumlah ketentuan kepada para peserta, khususnya terkait tema tanglong yang harus bernuansa Islami.

Baca Juga :  Ramadan di Lapas Banjarbaru, Pembinaan Tetap Berjalan

“Untuk tahun ini Ibu Wali Kota sangat memberi perhatian terhadap tema tanglong. Tidak diperbolehkan membuat bentuk raksasa atau yang menyerupai setan. Semua harus bernuansa Islami,” tegas Suroto.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun juri akan berkeliling menilai tanglong yang dipajang, peserta tidak diperkenankan melakukan pawai di luar area kegiatan.

Melalui festival ini, Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Komite Ekonomi Kreatif berharap tradisi Ramadan seperti Bagarakan Sahur dan Tanglong dapat terus dilestarikan sekaligus menjadi daya tarik budaya bagi masyarakat.(Dev/k-5)

Iklan
Iklan