Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai Selatan

Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas Upaya Pencegahan Stunting HSS

×

Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas Upaya Pencegahan Stunting HSS

Sebarkan artikel ini
Hal 12 HSS 1 3 klm
FOTO BERSAMA - Gerakan aksi remaja berkualitas di Kabupaten HSS. (KP/Ist)

Kandangan, KP – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Mustaidah, menghadiri Gerakan Aksi Remaja Keluarga Berkualitas bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (26/2/2026) di Aula Kantor Kecamatan Sungai Raya. 

Gerakan tersebut diluncurkan Ketua DWP Provinsi Kalsel Masrupah. 

Kalimantan Post

Kegiatan diikuti para ibu hamil, calon pengantin, remaja serta para siswi di wilayah Kecamatan Sungai Raya. Mereka menjadi sasaran utama edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan stunting, serta penguatan pemahaman tentang pentingnya kesiapan usia dan kesehatan sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Kegiatan merupakan kolaborasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (PPPAKB) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalsel, yang difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten HSS.

Ketua TP PKK Kabupaten HSS Mustaidah, yang juga penasehat DWP HSS menjelaskan, gerakan ini bertujuan memberikan edukasi, dan menciptakan fondasi kesehatan yang kuat bagi remaja putri calon ibu maupun calon pengantin, serta ibu hamil, terutama pada keluarga berisiko.

“Melalui kegiatan ini, juga diharapkan mampu memutus siklus permasalahan antar generasi, dan menjadi fondasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas,” tutur isteri Bupati HSS Syafrudin Noor itu. 

Komitmen bersama dalam pencegahan pernikahan anak turut menjadi perhatian penting. Pasalnya, pernikahan usia dini kerap diikuti kehamilan di usia muda yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan bayi, serta meningkatkan potensi bayi lahir stunting akibat belum optimalnya pemenuhan gizi.

Pada kesempatan itu, dilaksanakan penyerahan bantuan atau bingkisan kepada ibu hamil, calon pengantin serta anak yang terindikasi stunting. Paket bantuan tersebut berisi susu bubuk, telur ayam, minuman kemasan, keju, serta biskuit kaleng guna membantu pemenuhan kebutuhan nutrisi kelompok rentan.

Baca Juga :  Wabup Lantik Kusairi Sebagai Kadisdukcapil HSS

Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata terhadap keluarga berisiko, sekaligus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten HSS. (tor/K-6)

Iklan
Iklan