BANJARMASIN, Kalimantanpost.com -Mulai hari ini, Rabu (26/3/2026) pendaftaran calon Ketua Umum KONI Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) 2026-2030.
Namun, Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin, Hermansyah secara tegas menolak bila ada KONI Kabupaten/Kota atau Pengrov Cabang Olahraga yang mengusulkannya sebagai calon Ketua Umum KONI Kalsel periode mendatang.
“Kalau ada yang mendukung, saya menolak dan menyatakan tidak bersedia menjadi calon Ketua Umum KONI Kalsel dan saya berikan seluas-luasnya pada kawan-kawan yang lain,” tegas Hermansyah yang ditemui di KONI Kalsel, Rabu (25/3).
Alasan dirinya menolak, lanjut dia, karena masih menjabat sebagai Ketua Umum KONI Kota Banjarmasin.
“Namun, saya berharap untuk calon Ketua Umum Kalsel mendatang, nantinya bisa mengayomi semuanya, bisa komunikasi dan bersinergi kepada semua pihak,” ucapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI Kalsel, Drs H Abdul Haris Makkie, MSi dan Sekretaris Hermansyah serta anggota Yudha dan Muhammadong dalam jumpa pers di ruang rapat KONI Kalsel, Rabu (25/3) menceritakan kepengurusan KONI Kalsel telah berakhir bulan Desember 2025 yang lalu.
“Namun, kita mengusulkan perpanjangan karena ada berbagai persoalan yang dihadapi, sehingga tidak bisa melaksanakan Musyawarah Provinsi untuk pemilihan Ketua KONI Kalsel di bulan Desember tersebut. Kami meminta perpanjangan dan diberikan hingga bulan Juni 2026 mendatang,” paparnya.
Untuk mengejar waktu sebelum Juni, lanjut Haris, pihaknya akan melaksanakan Musprov dan tentu harus diawali dengan penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum.
“Karena agenda Musprov itu salah satunya pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Kalsel. Kami tim berdasarkan Rakerprov beberapa waktu lalu ditunjuk untuk melaksanakan tugas sebagai tim penjaringan dan penyaringan calon Ketua Umum periode 2026-2030 mendatang,” paparnya.
Ditambahkan mantan Sekda Provinsi Kalsel, pihaknya sudah bekerja sekitar dua bulan lalu untuk menyiapkan dan merencanakan tahapan-tahapan penjaringan calon Ketua Umum KONI Kalsel dan sampai pada tahapan penyaringan.
“Mulai konferensi pers ini, kami sudah membuka pendaftaran calon Ketua Umum KONI Kalsel. Hari ini kita bagikan emil berkas untuk dilengkapi formulir pendaftarannya kepada cabor-cabor dan KONI Kabupaten/Kota,” tegasnya.
Mulai besok, Kamis (26/3), hingga 8 April sudah bisa melakukan pengembalian formulir dan pendaftaran.
“Setelah itu kami akan memperivikasi dokumen, menyaring dan terakhir menyampaikan siapa saja yang memenuhi syarat secara administratif dan setelah akan disampaikan di dalam forum Musprov,” ujar Kabid Organisasi KONI Kalsel ini.
Diharapkan, jelas dia, sebelum Juni sudah dilaksanakan dan mudah-mudahan di April nanti sudah digelar Musprov. “Tidak mesti Juni sebagaimana masa perpanjangannya. Mudah-mudahan April kita sudah bisa menetapkan melalui Musprov Ketua Umum KONI Provinsi Kalsel yang baru nanti,” ucapnya.
Sementara itu, lanjut Haris, sebagai persyaratan bakal calon Ketua Umum KONI diantaranya pernah menjabat atau sedang menjabat sebagai Ketua Umum Pengrov Cabor atau Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota dan pengurus KONI Provinsi Kalsel.
“Mendapat dukungan secara tertulis di atas materai dari sekurang-kurangnya empat KONI Kabupaten/Kota yang ditandatangani Ketua Umum dengan Sekretaris atau Ketua Umum dengan Wakil Sekretaris Umum atau Wakil Ketua Umum/Ketua Harian dengan Sekretaris Umum,” tandasnya.
Lalu, sekurang-kurangnya 10 Pengprov termasuk termasuk Pengprov Cabor Fungsional yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum atau Ketua Umum dengan Wakil Sekretaris Umum atau Wakil Ketua Umum/Ketua Harian dengan Sekretaris Umum serta beberapa persyaratan lainnya yang harus dipenuhi. (ful/KPO-3)















