AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Sahrujani menegaskan salah satu isu strategis menjadi perhatian untuk peningkatan pada infrastruktur perkotaan, penerangan dan penguatan sektor perdagangan usaha kecil dan menengah (UMKM).
Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 untuk Kecamatan Amuntai Tengah dan Banjang.
“Isu–isu strategis menjadi perhatian kita bersama,” tegas Sahrujani, Selasa (24/3/2026) lalu.
Diungkapkan, isu tersebut meliputi peningkatan kualitas infrastruktur perkotaan, penerangan, penataan lingkungan permukiman, penguatan sektor perdagangan dan UMKM, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengendalian banjir di wilayah pedesaan dan perkotaan.
Bupati berharap setiap usulan, program, dan kegiatan yang disampaikan dalam forum Musrenbang benar-benar mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada 2027, kita rencanakan perbaikan lapangan sepak bola yang ada di Kecamatan Banjang agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berolahraga dan juga dibuatkan arena jogging track di sekeliling lapangan tersebut,” ujar Bupati.
Musrenbang dihadiri Wakil Bupati Hero Setiawan dan Ketua DPRD H Fadillah SM.
Saat ini Pemkab HSU terus melakukan upaya lobi ke pemerintah pusat terkait peningkatan infrastruktur jalan. Salah satu yang telah diperjuangkan adalah usulan rehabilitasi total jalan inpres, jalan daerah dari Padang Luar.
Kemudian penanganan jalan di Sungai Turak yang mengalami longsor pada bagian jembatan juga telah diusulkan ke pemerintah pusat dan saat ini masih berproses di Direktorat Jenderal Bina Marga.
“Kami bersama Wakil Bupati Hero Setiawan telah menyusun kerangka dasar pembangunan pada tahun pertama. Tahun berikutnya adalah tahap implementasi untuk mendorong kebangkitan Kabupaten HSU,” lanjut Bupati.
Melalui Musrenbang ini diharapkan terwujud perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta daerah secara berkelanjutan. (nov/KPO-4)















