Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Internasional

Kapal Tugboat UEA Berawak Empat WNI Meledak dan Tenggelam di Selat Hormuz

×

Kapal Tugboat UEA Berawak Empat WNI Meledak dan Tenggelam di Selat Hormuz

Sebarkan artikel ini
IMG 20260308 WA0007
Ilustrasi - Sebuah kapal tunda (Tugboat) menarik kapal tongkang bermuatan batu bara di Perairan Teluk Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (1/8/2023). (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com –
Kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab (UEA) yang membawa empat awak kapal WNI terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat (6/3/2026).

“Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan UEA dan Oman pada tanggal 6 Maret 2026 pukul 02.00 dini hari waktu setempat,” mengutip pernyataan Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Jakarta, Sabtu (7/3).

Kalimantan Post

Saksi mata menyebutkan, menurut pernyataan tersebut, kapal tugboat itu mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, otoritas UEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden tersebut.

Kemlu RI menyampaikan bahwa kapal tugboat itu membawa total tujuh awak kapal yang terdiri dari warga negara Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak kapal selamat, sedangkan tiga awak kapal lainnya masih dalam proses pencarian.

“Khusus kondisi awak 4 awak WNI, 1 WNI sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat,” mengutip pernyataan itu.

Disebutkan pula bahwa selain empat WNI tersebut, terdapat satu WNI yang berada di lokasi insiden, namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat.

Perwakilan RI di UEA dan Oman terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pihak terkait untuk mencari tiga awak WNI yang hilang, memastikan perawatan satu WNI yang selamat, serta menyampaikan perkembangan penanganan kepada keluarga di Indonesia, kata Kemlu RI.

Kemlu kembali mengimbau agar seluruh WNI di Timur Tengah, termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, selalu meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Baca Juga :  Mayoritas Warga Eropa Menentang Serangan AS-Israel ke Iran

“Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respon cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline Perwakilan RI terkait,” menurut pernyataan tersebut. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan